MENU TUTUP

Gubri Tak Setuju Ada Konser Musik saat Kampanye Pilkada di Riau

Jumat, 18 September 2020 | 10:29:14 WIB
Gubri Tak Setuju Ada Konser Musik saat Kampanye Pilkada di Riau

GENTAONLINE.COM - Gubernur Riau Syamsuar tidak setuju dengan kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat yang membolehkan pasangan calon (Paslon) pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 mengadakan konser musik pada masa kampanye.

Bahkan saat mendengar informasi tersebut beberapa waktu lalu, Gubri sempat terkejut. Karena dalam kondisi saat ini, di Riau tidak mungkin ada konser musik kampanye.

"Setelah keluar (Peraturan KPU membolehkan konser musik kampanye). Alamak saya bilang," ungkap Gubri Syamsuar , Kamis (17/9/2020) menirukan nada kaget saat mendengar PKPU itu. 

Gubri mengatakan, meski dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020, membolehkan konser musik kampanye, namun harus ada persetujuan Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19. 

Karena itu, Gubri yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Riau menyampaikan, malam nanti akan membahas persoalan tersebut bersama KPU, Bawaslu, Forkopimda Riau dan OPD terkait. 

"Jadi malam ini kami akan sampaikan persoalan itu. Karena untuk saat ini di Riau saya belum setuju (ada konser musik kampanye)," tegasnya. 

Dalam kesempatan itu, Gubri juga akan menyampaikan ketidaksetujuannya konser musik kampanye itu kepada bupati/walikota se-Riau yang wilayahnya melaksanakan Pilkada serentak 2020.

"Nanti malam kami juga akan rapat virtual dengan sembilan bupati/walikota yang daerah melaksanakan Pilkada serentak 2020. Nanti kami akan sampaikan soal itu," cakapnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak