MENU TUTUP

Visualisasikan Perjuangan AHY, Demokrat Riau Tampilkan Koreografi Kekinian

Selasa, 01 Maret 2022 | 11:20:43 WIB
Visualisasikan Perjuangan AHY, Demokrat Riau Tampilkan Koreografi Kekinian

GENTAONLINE.COM - Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Riau dimeriahkan oleh penampilan koreografi yang mengundang decak kagum dari para undangan.

Koreografer yang mengenakan baju lengkap dengan lampu LED ini tampak menari di depan panggung dengan background layar yang memperlihatkan sebuah kubus.

Ketua DPD Demokrat Riau, Agung Nugroho, mengungkapkan, dalam pelantikan tersebut memang pihaknya ingin memadukan penampilan klasik dan kontemporer. 

"Di acara kemarin memang kita menampilkan tarian zapin melayu kreasi dengan membawa bendera Partai Demokrat, tapi yang lebih menarik itu tarian koreografi pakai LED, bergaya Anak muda" ujarnya, Senin (28/2/2022).

Diceritakan Agung, koreografi ini memperlihatkan bagaimana perlindungan Demokrat dalam menghadapi tekanan dan rintangan, hingga akhirnya mampu keluar dari tantangan tersebut.

Pada bagian pertama, jelas Agung, sang koreografer muncul di depan panggung dengan latar belakang LED yang muncul dari kiri kanan menuju ke tengah, dan terlihat sebuah kursi putih yang dikelilingi lingkaran. Adegan tersebut, katanya, menggambarkan bagaimana situasi kekuasaan yang dilindungi oleh konstitusi.  

Beberapa cahaya kemudian mendekati kursi tersebut, namun gagal menembus lingkaran yang melindungi kursi tersebut. Ini menggambarkan situasi hiruk pikuk kekuasaan yang terjadi.

Dalam adegan itu, baju koreografer menyala lampu LED berwarna merah, dan dikurangi dalam sebuah kurus. Koreografer tampak kesulitan menghindari kubus itu.

"Itu menggambarkan salah satu partai yang berhasil mengambil kekuasaan saat ini. Penguasa tersebut mencoba untuk bertahan dan berusaha keluar dari kungkungan dari berbagai pihak, namun semua usaha yang ia lakukan tidak berhasil. Penguasa tersebut tetap terkurung dalam dinamika politik yang terjadi bahkan cenderung terpojokkan," terangnya.

Dalam kesulitan tersebut, koreografer kemudian berubah warna dari merah menjadi biru. Dan pada akhirnya, koreografer berhasil keluar dari kubus itu meskipun kubus itu datang dari berbagai arah.

Visual ini, kata Agung, menjelaskan, bahwa Partai Demokrat sebagai 'kuda hitam' datang membawa solusi bagi negeri, dengan program-programnya, dan tokoh tersebut berhasil mengangkat dan melepaskan negeri ini dari kurungan dinamika politik yang terjadi saat ini.

'Kuda hitam' merupakan simbol perjuangan yang disampaikan AHY kepada kader-kader Demokrat dalam berbagai kesempatan. Kuda hitam merupakan istilah untuk kuda perang yang siap bertarung di depan.

"Di saat Tokoh Partai Demokrat tersebut sedang memegang kendali kekuasaan, datang beberapa serangan dari beberapa lawan politik, namun tokoh Partai Demokrat tersebut berhasil menghindar dan menahan laju gempuran dengan manuver-manuver politik yang dilakukannya," tutupnya.

Di akhir video, tampak muncul berbagai pembangunan, dan ditutup dengan logo Partai Demokrat, disampingnya tampil sosok Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar