MENU TUTUP

Dradjad: Habib Rizieq Jangan jadi Batu Loncatan Karir

Jumat, 20 November 2020 | 10:26:11 WIB
Dradjad: Habib Rizieq Jangan jadi Batu Loncatan Karir ilustrasi

GENTAONLINE.COM - Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad Wibowo meminta Polri bersikap adil dalam menangani kasus kerumunan massa saat pandemi Covid-19. Habi Rizieq jangan dijadikan batu loncatan untuk menaikkan karir di kementerian/lembaga tertentu.

"Saya juga meminta Polri untuk bersikap bijak dan adil,” kata Dradjad, Jumat (20/11).

Faktanya, kata Dradjad, ada calon kepala daerah yang kegiatannya juga menyebabkan penumpukan massa. Ada juga menteri yang kegiatannya tidak sesuai dengan langkah kesehatan masyarakat. "Bahkan di antara mereka ada yang tertular dan ikut menularkan COVID-19,” ungkap Dradjad.

Para menteri dan calon kepala daerah itu, lanjut Dradjad, tidak dipanggil untuk penyelidikan atau penyidikan Polri. Dengan kondisi ini, lanjutnya, tentu aneh jika ada sahabat yang bertemu Habib Rizieq dipanggil polisi, seperti Gubernur Anies.

"Saya mengingatkan, jangan lah Habib Rizieq dan para sahabatnya dijadikan batu loncatan oknum tertentu untuk menaikkan karirnya di Kementerian / Lembaga mana pun,” paparnya.

Dradjad justru berharap para pejabat hankam mengambil langkah sejuk, seperti yang dilakukan seorang pejabat tinggi yang lebih suka senyap, tapi berhak diapresiasi karena berhasil menjaga situasi kondusif. "Sayang saya tidak boleh menyebut namanya secara terbuka,” kata Dradjad.

Ia juga menyambut baik keputusan Habib Rizieq dan FPI untuk tidak melakukan kegiatan yang akan berdampak pada penumpukan massa hingga situasi kembali normal. Itu keputusan yang sangat tepat, terutama terkait langkah kesehatan masyarakat (public health measures) mencegah pandemi COVID-19.

Menurutnya, sudah menjadi sunnatullah bahwa Covid-19 menyebar melalui droplets yang mengandung SARS-CoV-2. Karena itu, penumpukan massa akan meningkatkan transmisi virus dan penyakit. Dengan keputusan di atas, Habib Rizieq dan FPI telah berkontribusi positif untuk mengurangi risiko transmisi penyakit ini, termasuk di antara jamaah beliau dan keluarga mereka.

Dradjad berharap Habib Rizieq ikut mendakwahkan berbagai langkah kesehatan masyarakat untuk mencegah Covid-19. Habib Rizieq mempunyai jamaah yang luar biasa banyaknya. Sehingga, akan banyak sekali rakyat Indonesia yang terhindarkan dari risiko sakit bahkan meninggal karena Covid-19.

"Mari kita contoh Selandia Baru, Taiwan, dan Vietnam yang pemerintah dan rakyatnya bersama-sama berhasil mengatasi pandemi,” kata Dradjad.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar