MENU TUTUP

Mutasi Kejati, Dr. Jaja Subagja, S.H.,M.H Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau

Selasa, 09 Februari 2021 | 18:52:19 WIB
Mutasi Kejati, Dr. Jaja Subagja, S.H.,M.H Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Jaja Subagja, S.H.,M.H Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau

Pekanbaru- Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi sejumlah pejabat. Mutasi juga dilakukan terhadap pimpinan kejaksaan tinggi di beberapa provinsi di Indonesia.

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr. Mia Amiati, SH.,MH naik menjadi Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen  Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.

Selanjutnya Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dijabat oleh Dr. Jaja Subagja, S.H.,M.H,  yang sebelumnya berasal dari Gorontalo. 

Mutasi tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaaan Republik Indonesia yang diteken a.n. JAKSA AGUNG REP BLIK INDONESIA Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono. 

(Erik) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar