MENU TUTUP

Husni Thamrin Mengundurkan Diri dari Ketua FPI Pekanbaru

Selasa, 22 Desember 2020 | 11:25:20 WIB
Husni Thamrin Mengundurkan Diri dari Ketua FPI Pekanbaru ilustrasi

GENTAONLINE.COM - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Pekanbaru Muhammad Husni Thamrin menyampaikan pengunduran dari FPI. Ia mengaku mundur tanpa ada paksaan.

"Saya mengundurkan diri dari FPI Pekanbaru tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun dan bukan karena permasalahan saya yang sekarang," kata Husni Thamrin, Selasa (22/12/2020).

Kata Husni Thamrin, pengunduran tersebut murni dari dirinya dan keluarga.

"Pengunduran diri ini murni dari saya sendiri bukan karena orang lain. Apapun yang dilakukan oleh anggota FPI Pekanbaru bukanlah tanggung jawab saya lagi," tukasnya.

Saat ini, Husni Thamrin terkena kasus pidana terkait pembubaran massa yang sedang melaksanakan aksi demo di depan kantor gubernur Riau beberapa waktu yang lalu.

Husni Thamrin dan rekannya dilaporkan karena telah menghalangi masyarakat untuk berpendapat di muka umum. Husni Thamrin dan rekannya saat ini ditahan di Polresta Pekanbaru.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar