MENU TUTUP

Jelang Pilkada Kampar, Survei: Elektabilitas Pebriyan Winaldi Masuk 3 Besar

Senin, 10 Juni 2024 | 10:39:51 WIB
Jelang Pilkada Kampar, Survei: Elektabilitas Pebriyan Winaldi Masuk 3 Besar

KAMPAR -Independen Survei Indonesia (ISI) melakukan survei terhadap kontestasi Pilkada serentak 2024 khususnya di Kabupaten Kampar, Riau. Dari survei yang dilakukan, tokoh muda Febriyan Winaldi mendapatkan popularitas dan elektabilitas tertinggi sebagai bakal calon bupati.

"Hasil survei terkait tokoh bakal calon bupati terhadap popularitas tokoh sebagai bakal bupati, nama Syahrul Aidi, Catur Sugeng dan Febriyan, saling terpaut tipis dan bersaing ketat" ujar Peneliti Independen Survei, Herikson dalam keterangannya, senin (9/6/2024) pagi.

Uniknya tokoh muda tergolong wajah baru dalam kancah politik Febriyan dengan kerja keras sosialisasi 6 bulan belakangan membuahkan hasil cukup signifikan hingga masuk 3 besar mengalahkan sejumlah tokoh Kampar lainnya.

"Masuk tiga besar" tutur Herik.

Hasil survei terkait tingkat elektabilitas menggunakan simulasi pertanyaan terbuka kepada 2.200 responden menunjukkan Febriyan sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Kampar yang paling dicari dan diingat  'top of mind' oleh masyarakat. 

"Anak muda dengan paras tampan dengan latar belakang pengusaha belum pernah cacat secara politik, hingga menguntungkan Febriyan secara personal makin banyak diminati masyarakat" kata Herik.

Pengamat dari Lembaga Advokasi Publik, Bung Alamsah, menilai sosok anak muda bisa saja jadi solusi memimpin Kabupaten Kampar 5 tahun kedepan mengingat tidak adanya incumbant maju pada tahun ini.

"Rata rata calon berjuang imbang kalau mengutip istilah SPBU dimulai dari nol ya bang," kata Alamsah, SH MH.

(*)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat