MENU TUTUP

LIPI nilai Kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah

Kamis, 05 November 2015 | 18:34:19 WIB
LIPI nilai Kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah

GENTAONLINE.COM -Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menilai besarnya anggaran pendidikan yang dialokasikan pemerintah, yakni 20 persen APBN, tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Ada survei dari program poor program student assesment untuk anak umur 15 tahun ke bawah baru-baru ini. Hasilnya menunjukkan kemampuan membaca dan matematika kita urutan 64 dari 65 negara dan kita hanya menang dari Chili," ucap Ekonom Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latief Adam dalam seminar, di Jakarta, Senin (23/12).

Menurutnya, kualitas pendidikan sangat menentukan daya saing Indonesia. Terlebih lagi, dalam waktu yang tidak lama lagi, Indonesia akan menghadapi pasar bebas Asean 2015. "Tantangan ke depan daya saing diukur dari konteks ketenagakerjaan," katanya.

Latief menilai, kualitas tenaga kerja Indonesia masih rendah. Struktur pasar tenaga kerja di Tanah Air masih didominasi oleh pekerja lulusan Sekolah Dasar (SD).

"Kita lebih tinggi lulusan SD. Banyak penduduk kita beban pembangunan dibandingkan dengan perannya sebagai aset. Dalam ekonomi harusnya penduduk itu ada tiga peran penting sebagai produsen, konsumen, pembayar pajak," ucapnya.

Menurutnya, penduduk Indonesia juga kurang mendapatkan asupan protein untuk meningkatkan kecerdasannya.

"Kita hitung pola konsumsi ada temuan yang sangat mengecewakan konsumsi protein, susu, telur terus turun. Stabil hanya daging karena mungkin ada Idul Adha. Yang diperoleh di pasar seperti telur, susu penurunan signifikan. Konsumsi karbohidrat kita malah mengalami peningkatan," tegasnya.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran