MENU TUTUP

Kecurigaan Paloh ada musuh dalam selimut di pemerintahan Jokowi

Kamis, 05 November 2015 | 18:49:13 WIB
Kecurigaan Paloh ada musuh dalam selimut di pemerintahan Jokowi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

GENTAONLINE.COM-Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mencurigai adanya partai-partai yang mendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla setengah hati. Bahkan dia juga khawatir adanya musuh dalam selimut ini akan merusak roda pemerintahan.

Surya enggan menjelaskan siapa pihak tersebut. Ketika disinggung apakah yang dimaksud adalah PAN, Paloh menjawab diplomatis.

"Saya tidak menyebut partai apa bukan loh ya, kelompok atau bukan," jawabnya singkat usai acara apel siaga dan temu kader jelang Pilkada serentak se-Maluku di Ambon, Rabu (4/11).

Sementara itu, Paloh juga mengakui pemerintahan Jokowi belum dapat optimal bekerja karena ada pihak yang mencari-cari kelemahan. Namun, lagi-lagi Paloh enggan mengungkap siapa pihak tersebut apakah dari partai oposisi atau bukan.

Paloh menambahkan, Partai NasDem sejauh ini masih melihat sebesar apa gangguan itu. Namun, kalau belum mengganggu stabilitas nasional, NasDem masih bisa memaklumi.

"Kalau baru ecek-ecek main di pinggiran kita bisa maklumi. Tetapi kalau mengganggu NasDem bergerak," kata Paloh.

Paloh juga merasa saat ini ada pihak yang berpura-pura mendukung pemerintahan Jokowi namun mau menyikat dari dalam. "Untuk itu kita harus berhati-hati," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Paloh juga mengingatkan para kadernya mewaspadai tindakan-tindakan kemungkinan adanya pihak sirik dengan pemerintah. Menurut dia, jika sirik satu sama lain sudah mewabah akan menjadi suatu gangguan terhadap pemerintah.

"Nantinya berimbas semakin berat perjuangan bagi pemerintah," tandasnya.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat