MENU TUTUP

Keluarga Sungai Tapung Bersama Pemkab Kampar Taja Acara Persiapan Pemekaran Desa

Jumat, 19 Februari 2021 | 10:36:00 WIB
Keluarga Sungai Tapung Bersama Pemkab Kampar Taja Acara Persiapan Pemekaran Desa Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) Bersama Pemkab Kampar Taja Acara Persiapan Pemekaran Desa. Rabu (17/2/2021).

GENTA, KAMPAR - Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) bersama Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar acara silaturahmi sekaligus persiapan pemekaran desa.  

Kegiatan yang di laksanakan di gedung serba guna Desa Kasikan, Tapung pada Rabu (17/2/2021) ini dihadiri narasumber yaitu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Dinas PMD, Zamhur, S. Ag, Camat Tapung Hulu Sutani Rachmat S.Sos, Kepala Desa Senama Nenek Abdil Rahmanchan, pihak Desa Kasikan, BPD dari Desa Kasikan dan Senamanenek dan Ninik Mamak, Ketua DPH LAKTA Drs. Syarkawi, MM serta jajaran pengurus IKST M. Rais Hasan SH MH, DR. A. Zikri Lc, H. Syafrianto, SE, Mhd Asrori S.pd ,  Muhammad Dinil, S.Sos.

Dalam penyampaiannya, Kabid PMD Kampar  Zamhur memaparkan tentang persiapan pemekaran desa dan semua regulasi yang berhubungan dengan persiapan pemekaran desa tersebut sesuai Permendagri No. 1 tahun 2017 tentang Penataan Desa.

Ketua DPH LAKTA Sarkawi Datuok Mongguong Kayo yang hadir bersama Sekretaris Umum IKST Muhammad Rais, Camat Tapung Hulu Sutani, kepala Desa Senama Nenek Abdul Rahmanchan serta jajaran dari Desa Kasikan serta Ninik Mamak Desa Kasikan juga Desa Senama Nenek menyambut baik gagasan ini. Pasalnya ada persiapan untuk desa-desa yang di mekarkan karena akan memberikan banyak manfaat.

"Kita melihat Tapung Hulu ini memang sudah selayaknya untuk bisa di mekarkan agar kesejahteraan sosial dapat pula dirasakan oleh semua pihak, " tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Rais menegaskan sangat mendukung rencana pemekaran desa, akan tetapi menurutnya dikembalikan lagi kepada internal desa dan ninik mamak untuk membahas apakah desa itu sudah siap untuk di mekarkan atau belum.

Sarkawi Datuok Mongguong Kayo kembali menimpali bahwa jika sudah memenuhi persyaratan untuk dimekarkan, alangkah baiknya segera di mekarkan.

"Dalam hal adat ataupun ulayat, masyarakat tidak perlu khawatir, walaupun desa dimekarkan ulayat ninik mamak tidak akan berkurang ataupun di bagi," pungkasnya.

Secara terpisah, Ketua MKA LAKTA  Zulfahmi SH Dt Mangkuto didampingi Ketua Umum IKST Sapaat, SE, MBA menyampaikan latar belakang kegiatan ini merupakan bagian program Tim Tapung Maju, yang lahir dari  dari pemikiran para Tokoh dalam Diskusi Tokoh Masyarakat Tapung yang diadakan di Pekanbaru pada bulan Oktober dan Desember 2020.

Diharapakan 8 Program Tapung Maju dapat dijalankan oleh Tim Tapung Maju maupun Stakeholder lainnya sesuai  fungsi keseharian di masyarakat maupun di Pemerintahan.***(rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar