MENU TUTUP

Sebagai Bentuk Dukungan TMMD Ke 110, Babinsa 06/SH Lakukan Komunikasi Sosial Dengan Karyawan PT. RWI

Kamis, 11 Maret 2021 | 11:58:14 WIB
Sebagai Bentuk Dukungan TMMD Ke 110, Babinsa 06/SH Lakukan Komunikasi Sosial Dengan Karyawan PT. RWI Pelda Ruslam Bersama karyawan PT. Raber Wood Industri di dusun IV Desa Pangkalan baru, Kec.Siak hulu Kab. Kampar, Kamis (11/03/21).

GENTA, SIAK HULU - Dukung terus pelaksanaan TMMD KE-110 KODIM 0313/KPR, Babinsa Koramil 06/SH Pelda Ruslam melakukan Komunikasi sosial kepada karyawan PT. Raber Wood Industri (RWI) di dusun IV Desa Pangkalan baru, Kec.Siak hulu Kab. Kampar, Kamis (11/03/21).

Guna menjalin komunikasi sosial dengan karyawan PT. RWI Babinsa menghimbau agar selalu menjaga Protokoler Kesehatan Covid-19.

"Saya menghimbau kepada karyawan PT.RWI untuk tetap selalu mengunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak guna memutus penyebaran covid-19," jelas Pelda Ruslam.

Kegiatan yang dilakukan Babinsa ini sebagai bentuk dukungan terhadap TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ke 110 Kodim 0313/KPR. (Rls/Alf).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar