MENU TUTUP
Kasus Malpraktik Profesi Advokat

Salah Memberikan Pertimbangan Hukum, Pengacara Kondang di Jakarta Digugat Rp 1 Triliun

Kamis, 05 Oktober 2017 | 10:15:47 WIB
Salah Memberikan Pertimbangan Hukum, Pengacara Kondang di Jakarta Digugat Rp 1 Triliun PN Jaksel

GENTAONLINE.COM- Para pengacara kenamaan yang bergabung dalam sebuah firma hukum di Jakarta digugat Rp 1 triliun. Penggugat menilai firma hukum itu telah melakukan malpraktik jasa pengacara sehingga merugikan penggugat.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari website PN Jaksel, Kamis (5/10/2017), gugatan dilayangkan oleh dua perusahaan dan satu perorangan. Penggugat merasa firma hukum itu telah salah memberikan pertimbangan hukum yang diminta terkait sebuah perjanjian bisnis. Alih-alih mendapatkan kepastian usaha, perusahaan itu malah terlilit masalah di belakang hari.

Oleh sebab itu, penggugat melayangkan gugatan ke PN Jaksel dan menuntut firma hukum itu membayar ganti rugi materiil Rp 20 miiar dan USD 96,5 juta atau total ditaksir sekitar Rp 1 triliun. Selain itu, penggugat meminta firma hukum itu meminta maaf di media nasional dan media internasional.

Apabila tidak dilaksanakan, tergugat diminta membayar Rp 100 juta per hari hingga hukuman itu dilakukan. Nah, untuk jaga-jaga, penggugat meminta agar pengadilan menyita aset firma hukum yang berada di bilangan Jenderal Sudirman, Jakarta serta kekayaan di rekening bank milik firma hukum itu.

"Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan terlebih dahulu secara serta merta (uit voerbar bij voorraad) walapun ada upaya hukum berupa perlawanan (verzet), banding ataupun kasasi," pinta penggugat.

Perkara nomor 415/Pdt.G/2017/PN JKT.SEL itu masih berjalan di PN Jaksel. (detik)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat