MENU TUTUP

Ini Kata DLH Meminimalisir Terjadinya Banjir di Pelalawan

Ahad, 08 Oktober 2017 | 15:20:17 WIB
Ini Kata DLH Meminimalisir Terjadinya Banjir di Pelalawan Salah satu kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Pelalawan

GENTAONLINE.COM-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan terus berupaya mengurangi risiko banjir di wilayah Pelalawan yang kerap terjadi saat tingkat curah hujan tinggi.

Dikatakan Kepala DLH Pelalawan, Samsul Anwar, Minggu, 08 Oktober 2017, salah satu upaya yang harus dilakukan yakni melalui normalisasi sungai.
"Normalisasi sungai, salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai. Terutama saat curah hujan meningkat" ujar Samsul kepada wartawan.

Meski dilakukan normalisasi sungai, berkemungkinan masih terjadi luapan sungai. 
"Memang, normalisasi sungai tidak menuntaskan persoalan ini, namun setidaknya upaya ini bisa mengurangi terjadinya banjir" katanya.

Namun dikatakan Samsul Anwar, pihaknya akan segera melakukan pendataan sungai-sungai yang ada di Kabupaten Pelalawan.
"Kita akan coba cek, sungai tersebut masuk wilayah perusahaan mana. Ini akan ada solusi, bagaimana soal normalisasi sungainya" terangnya.

Menurutnya, kalau beberapa perusahaan kebetulan berada di sepanjang sungai itu bisa saja normalisasi dilakukan secara konsorsium.
"Seperti normalisasi Sungai Nilo, disitu ada beberapa perusahaan yang turut melakukan normalisasi. Untuk Sungai Manau di Pangkalan Kuras, sudah ada perusahaan yang komit akan melakukan normalisasi" imbuhnya menutup. (rls/gr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan