MENU TUTUP

Gubernur Sumatera Barat Gandeng Kadin Riau Usung Program GALEH BABELOK

Kamis, 12 Juni 2025 | 11:49:09 WIB
Gubernur Sumatera Barat Gandeng Kadin Riau Usung Program GALEH BABELOK

PEKANBARU – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, bersama sejumlah Kepala Dinas Provinsi Sumbar, melakukan kunjungan bisnis ke Kota Pekanbaru dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan program GALEH BABELOK. Acara tersebut berlangsung pada Rabu pagi, 11 Juni 2025, bertempat di Hotel Pangeran, Pekanbaru.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau serta sejumlah asosiasi pengusaha, seperti Apindo, REI, PHRI, ASITA, dan organisasi lainnya. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat kerja sama antara dua provinsi bertetangga yang memiliki sejarah kekerabatan dan hubungan ekonomi yang erat.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Galeh Babelok merupakan program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat konektivitas antara potensi ekonomi daerah dengan para perantau Minang di seluruh Indonesia maupun luar negeri.

“Program ini menghubungkan peluang investasi, perdagangan, dan pariwisata di Sumatera Barat dengan perantau Minang yang ingin berkontribusi bagi kampung halamannya,” ujar Mahyeldi.

Program Galeh Babelok fokus pada tiga sektor utama:

  • Investasi: Membuka peluang bagi perantau untuk menanamkan modal dalam proyek strategis di Sumbar, seperti pengembangan infrastruktur dan sektor riil.
  • Perdagangan: Menyambungkan pelaku usaha di ranah dan rantau untuk memperkuat jaringan distribusi produk-produk khas Sumbar.
  • Pariwisata: Mendorong pengembangan destinasi wisata, termasuk ekowisata dan sektor perhotelan, dengan dukungan investor diaspora.

“Banyak anggota Kadin Riau ternyata telah berinvestasi di sektor pariwisata, khususnya di kawasan Alahan Panjang, Solok,” tambah Mahyeldi.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah tengah mempersiapkan infrastruktur penunjang, seperti peningkatan akses jalan menuju Pesisir Selatan, Muara Labuh (Dharmasraya), dan Kiliran Jao, yang dinilai memiliki potensi wisata besar.

Daerah-daerah yang saat ini menjadi fokus peluang investasi antara lain Kota Padang, Padang Pariaman, Solok, dan Lima Puluh Kota. Program ini juga membuka kesempatan bagi UMKM, dengan dukungan modal serta jaringan bisnis dari para perantau.

Ketua Umum Kadin Riau, Masuri, menyambut baik inisiatif ini.

“Riau dan Sumbar adalah saudara. Dalam bisnis, kita sudah menyatu. Tidak ada batas wilayah. Bahkan banyak pelaku usaha Riau yang sudah lama menjalin hubungan bisnis dengan Sumatera Barat,” ungkap Masuri.

Ia mencontohkan salah satu pengusaha Riau, Yana, pemilik Pisang Kipas Kuantan II, yang menggunakan bahan baku dari Sumbar.

Lebih lanjut, Masuri menyatakan bahwa dalam waktu dekat, Kadin Riau akan melakukan kunjungan balasan ke Sumatera Barat untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut.

“Saya akan membawa rombongan pengusaha Riau untuk melihat langsung potensi investasi di sana,” tegasnya.

Dalam pertemuan ini, Ketua Umum Kadin Riau hadir bersama jajaran pengurus, di antaranya:

  • WKU Hj. Irma Hafida Rachman
  • H. Asmui Irawan
  • Iwat Endri
  • Delisis Hasanto
  • Bukhari
  • Yana Patriana
  • Yahya
  • Para Ketua Komtap: Rovalinda Rama, Rudi Alfian Umar, M. Asrar Rais, Anthony Harry, Nila Riana, dan Tengku Almira Vanesa
  • Direktur Eksekutif Kadin Riau: Kholis Romli

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi ekonomi yang semakin erat antara Provinsi Riau dan Sumatera Barat, membuka peluang besar di bidang investasi, perdagangan, dan pariwisata untuk kedua daerah.

Silakan dikirim ke media masing-masing atau dipublikasikan di kanal resmi Kadin Riau. Jika Anda memerlukan versi dalam format PDF atau press kit, saya bisa bantu buatkan juga.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat