MENU TUTUP

Anggota dan Staf Terpapar Covid, Ruang Komisi I DPR Ditutup

Rabu, 16 Juni 2021 | 09:32:21 WIB
Anggota dan Staf Terpapar Covid, Ruang Komisi I DPR Ditutup

GENTAONLINE.COM - Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, mengungkapkan sejumlah anggota, tenaga ahli, staf Komisi I DPR diketahui positif covid-19. Abdul mengatakan saat ini ruangan rapat komisi I tengah di-lockdown.

"Bersyukur pada Allah tentunya saya hari ini bisa ketemu walaupun secara virtual komisi I sedang lockdown.

Ada beberapa anggota, tenaga ahli, dan staf, juga OB yang juga positif covid-19," kata Abdul Kharis dalam sebuah diskusi secara daring, Selasa (15/6). Dirinya tidak mengungkapkan siapa saja anggota yang terpapar.

Namun ia baru mendapat informasi bahwa ada tambahan dari staf yang dinyatakan positif. "Alhamdulillah hari ini, saya sih kemaren sudah PCR, dan negatif. Alhamdulillah," ucapnya.

Abdul mengungkapkan saat ini ruang rapat Komisi I tengah ditutup untuk dilakukan sterilisasi. Imbasnya Komisi I meniadakan sejumlah agenda rapat pada pekan ini.

"Komisi I dalam tiga hari ini, bahkan sampai jumat tidak ada kegiatan," ujarnya.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar