MENU TUTUP

Warga Keluhkan Drainase Rusak di Jalan Srikandi

Sabtu, 03 Juli 2021 | 09:03:42 WIB
Warga Keluhkan Drainase Rusak di Jalan Srikandi

GENTAONLINE.COM - Drainase rusak di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru, dikeluhkan warga. Sebab, drainase tertutup oleh sampah dan material aspal yang hancur.

Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi Nasution saat dikonfirmasi mengatakan, pasukan kuning sudah bekerja membersihkan saluran drainase di tiap sudut kota setiap hari.

"Kami melakukan perbaikan drainase rusak di beberapa sisi Jalan Srikandi, Kelurahan Delima. Kami juga membersihkan sampah yang menyumbat air di saluran drainase," kata Indra, Sabtu (3/7/2021).

Kata dia, pembersihan harus dilakukan. Karena sampah banyak ditemukan tersangkut di drainase di Jalan Srikandi. Kondisi ini disinyalir menyebabkan banjir saat intensitas hujan deras.

"Apabila tak dibersihkan, tentunya mengakibatkan terhambatnya aliran air. Untuk itu, saya mengimbau warga agar menjaga kebersihan lingkungan terutama drainase," kata dia.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar