MENU TUTUP

Dewan Nilai Sistem Zonasi PPDB Merugikan Warga Tidak Mampu

Jumat, 09 Juli 2021 | 09:33:44 WIB
Dewan Nilai Sistem Zonasi PPDB Merugikan Warga Tidak Mampu

GENTAONLINE.COM - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Nofrizal menilai sistem zonasi dalam Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB) merugikan warga yang tidak mampu.

Nofrizal mengaku kecewa lantaran sistem zonasi ini yang dihitung bukan nilai, tetapi jarak dari rumah peserta ke sekolah. Sehingga ada warga miskin yang tinggal di jalur zonasi tetap saja tidak bisa diterima walaupun nilainya tinggi.

"Ini sistem (zonasi) tidak berpihak kepada pendidikan tetapi berpihak kepada nasib," cakap Nofrizal, Jumat (9/7/2021).

Menurut politisi PAN ini, kalaulah sudah dibagi zona tentunya penyisihannya berdasarkan kualitas dari calon peserta didik tersebut.

"Contoh jalur afirmasi yang dikhususkan untuk warga miskin, ternyata penghitungannya tetap juga jauh dekat tempat tinggalnya," katanya.

Sama halnya sepakbola ketika turnamen tetap dibagi zona berdasarkan tempat, tetapi setelah dibagi zona maka seleksinya berdasarkan kualitas dengan diadu tim yang berada di zona tersebut

"Kalau ini apa gunanya zonasi," tegasnya.

Dia juga mengaku tidak habis fikir metode apa yang dipakai ketika zonasi telah dibagi, tetapi penghitungannya dengan sistem jarak.

Tetap saja orang miskin yang tinggal pada zonasi yang ada tidak dapat diterima di sekolah tersebut dikarenakan jarak rumahnya lebih jauh.

"Sehingga banyak warga yang datang mengadukan nasib anaknya ketika tidak dapat diterima di SMAN atau SMKN dikarenakan sistem zonasi ini, padahal nilai anaknya cukup tinggi," tutupnya.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran