MENU TUTUP

Membuat Penumpukkan dan Macet, Pemerintah Diminta Evaluasi Penyekatan Jalan

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:05:09 WIB
Membuat  Penumpukkan dan Macet, Pemerintah Diminta Evaluasi Penyekatan Jalan

GENTAONLINE.COM - Ketua Komisi I DPRD Riau, Ade Agus Hartanto mengatakan kebijakatan penyekatan jalan di ruas-ruas jalan Kota Pekanbaru pada Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) justru tak efektif.

Ade Agus mengingatkan, pengalihan di jalan utama ini tak efektif karena banyak jalan tikus sehingga mobilitas masyarakat juga tak efektif dicegah.

"Jangan sampai melakukan penyekatan, malah jadi penumpukan. Ruas jalan ditutup kan seperti tidak tahu saja di Pekanbaru ini banyak jalan tikus. Seharusnya orang tak berinteraksi masuk jalan tikus, malah timbul interaksi dan malah berkerumun, kalau mereka tersesat misalnya," kata Ade Agus, Rabu (28/7/2021).

Ia mencontohkan, seperti Jalan Arifin Ahmad yang ditutup, pengendara akan masuk di jalan belakang BRI, dan Jalan Puyuh Mas. Hal ini kemudian justru menjadi masalah baru karena jalan yang kecil harus dilewati volume kendaraan dalam jumlah besar sehingga berujung kemacetan.

"Sebenarnya jalan itu dilewati masyarakat tertentu, jadi banyak masyarakat umum. Dan malah buat orang susah," katanya.

Legislator asal PKB ini mengingatkan agar, kebijakan penyekatan jalan ini dievaluasi oleh pemerintah. Penyekatan jalan yang dimaksudkan mengurangi mobilitas penduduk justru berujung kemacetan dan munculnya masalah baru.

Hal ini terutama terjadi di jam ramai seperti jam pergi atau pulang kerja dimana volume kendaraan justru menumpuk di sejumlah ruas jalan sehingga sulit diurai kemacetannya.

"Maka ini harus dievaluasi. Jangan sampai seperti ini, dan menimbulkan kekhawatiran baru," tukasnya

Sementara itu, diketahui Pekanbaru masih akan menerapkan PPKM level 4 sampai tanggal 2 Agustus 2021 mendatang.(roc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran