MENU TUTUP

Pilgubri 2018, Dua Bupati Aktif Ini Diusung DPP PDIP

Rabu, 18 Oktober 2017 | 23:10:02 WIB
Pilgubri 2018, Dua Bupati Aktif Ini Diusung DPP PDIP

GENTAONLINE.COM-Politisi Golkar, Adi Sukemi Timses Pasangan Harris-Yopi Ariyanto membenarkan telah mendapatkan dukungan dari PDIP pada Pilgubri 2018 .


"Ya (surat dukungan,red) benar kami sudah memperoleh dukungan PDIP" jawab Adi Sukemi singkat kepada wartawan , Rabu pagi, 18 Oktober 2017.


Harris-Yopi masing-masing merupakan Politisi Golkar, Bupati Aktif dari Pelalawan dan Indragiri Hulu.


Beredar Surat DPP PDIP, Usung Harris-Yopi di Pilgubri 2018


Sebagaimana diketahui sejumlah pengguna media sosial di Riau pagi ini dikejutkan dengan beredarnya foto surat DPP PDIP tertanggal 12 Oktober 2017.


Isinya sangat penting, berupa keputusan partai tersebut dalam menghadapi Pilkada Riau pada 2018 mendatang.


Dalam surat yang ditanda-tangani Ketua DPP Bambang DH dan Sekretaris Jendral DPP PDIP Hasto Kristiyanto tersebut berisi lima butir dan semuanya merupakan keputusan yang wajib ditindak-lanjuti jajaran partai di Riau.


Butir pertama berupa keputusan DPP PDIP mengusung M Harris sebagai bakal calon Gubernur Riau dan Yopi Ariyanto sebagai bakal calon Wakil Gubernur Riau. 


Kedua, memerintahkan kepada DPD PDIP Riau untuk mendaftarkan pasangan tersebut sebagai peserta Pilakda Riau kepada KPU Riau.


Ketiga, diinstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus, kader dan simpatisan PDIP di Riau untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya M Harris dan Yopi Ariyanto menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.


Terhadap pengurus dan kader yang tidak mengindahkan keputusan DPP tersebut, pada butir empat diancam akan dijatuhi sanksi organisasi. 


Sementara poin lima, berisi kemungkinan refisi jika ada kekeliruan pada surat rekomendasi tersebut.


Sayangnya, sampai saat ini kebenaran surat DPP PDIP tersebut belum bisa dikonfirmasi. Ketua DPD PDIP Riau Kordias Pasaribu telephon genggamnya tidak aktif. Demikian juga telephon genggam M Harris dan Yopi Ariyanto, kompak tidak dihidupkan.


Satu-satu konfirmasi didapat dari Ketua Tim Penjaringan DPD PDIP Riau Zukri. Ia mengakui juga menerima kiriman foto surat DPP tersebut melalui WA dari seorang teman di Jakarta, namun secara fisik, surat tersebut belum diterima, bahkan belum dilihatnya.
“Saya juga menerima foto surat tersebut dari WA teman. Secara administrasi surat itu benar, tapi sampai sekarang saya melihat pun belum, apa lagi menerimannya. Kita tunggu sajalah nanti” ujar Zukri. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan