MENU TUTUP

Tarif Parkir Mau Dinaikkan,Firdaus: Harus Dibahas Serius

Selasa, 07 Desember 2021 | 08:19:33 WIB
Tarif Parkir Mau Dinaikkan,Firdaus: Harus Dibahas Serius

GENTAONLINE.COM - Wacana kenaikan tarif parkir direspon Walikota Pekanbaru Firdaus. Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan kajian mendalam terhadap wacana ini.

Walikota juga mengingatkan Dishub agar mempertimbangkan semua aspek. "Jadi dishub harus serius membahas ini. Wacana ini harus dibahas serius," kata Walikota, Selasa (7/12/2021).

Besaran tarif retribusi parkir di Pekanbaru saat ini masih sesuai Perda Nomor 3 tahun 2009 tentang Parkir dan Retribusi Parkir. Retribusi parkir untuk sepeda motor atau roda dua hanya Rp1000 untuk satu kali parkir. Sedangkan untuk mobil atau roda empat Rp2000 untuk satu kali parkir.

Dishub Pekanbaru masih melakukan kajian tentang kenaikan tarif parkir. Instansi itu menganggap tarif parkir di ibukota provinsi Riau itu masih rendah dibandingkan daerah lain.

"Dishub akan membuat kajian dulu tentang rencana itu. Ini sebenarnya termasuk perlu dikaji ulang, karena biaya parkir di Kota Pekanbaru memang sangat rendah dibanding kota-kota besar lainnya," kata Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso, pekan lalu.

Ia juga beralasan, rencana kenaikan harga parkir ini memiliki tujuan bagi kepentingan bersama. Seperti mendukung kelancaran lalu lintas dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kenaikan tarif ini untuk mengurangi kepadatan parkir di daerah yang ramai. Misalnya di jalan protokol. Kemudian meningkatkan PAD," jelasnya.

Kenaikan biaya parkir ini, kata dia, sebenarnya sudah ada di dalam Peraturan Daerah (Perda). Namun, penghitungannya perlu kajian ulang, mengingat parkir saat ini sudah menjadi jasa layanan.

"Sebenarnya di Perda sudah ada tarif progresif. Namun kita perlu kaji ulang dulu bersama semua pihak, kemudian kita komunikasikan," jelasnya.

Wacana itu juga disetujui Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga. Menurut Dapot, ada beberapa alasan tarif parkir itu harus dinaikkan. Selain menambah PAD, juga bisa mengurangi kemacetan.

"Kita sudah rapat Banggar juga, PAD kita dari pelayanan parkir itu sudah meningkat. Bagaimana meningkatkan lagi PAD, menurut saya untuk meningkatkan itu tarif parkir dinaikkan lagi," kata Dapot.

Menurutnya, wacana kenaikan tarif parkir sudah wajar dilakukan. Mengingat sejumlah daerah atau kota lain di Indonesia rata-rata sudah menerapkan di atas tarif yang ada di Kota Pekanbaru.

"Parkir sendiri sudah menjadi pelayanan, saya melihat di daerah lain, seperti di Medan, Jakarta, untuk tarif parkir mobil sudah Rp3.000 sementara Pekanbaru masih Rp2.000," kata Dapot.

Jadi, khusus untuk roda empat, menurutnya tidak masalah jika dinaikkan sebesar Rp1.000 sekali parkir. "Salah satunya Kota Medan, dimana tarif parkir di sana untuk mobil sebesar Rp3.000, sehingga jika dinaikkan Rp1.000 menurut saya tidak masalah," kata Dapot.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar