MENU TUTUP

Pasca Repol Kalah dalam Pilkada Kampar 2024, Golkar Kampar Siap Lakukan Suksesi Kepemimpinan

Kamis, 26 Desember 2024 | 18:44:18 WIB
Pasca Repol Kalah dalam Pilkada Kampar 2024, Golkar Kampar Siap Lakukan Suksesi Kepemimpinan IIB Nursaleh Calon Kuat Ketua Golkar Kampar

KAMPAR--Pasca kekalahannya dalam Pemilihan Bupati Kampar 2024, Repol mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi berminat untuk melanjutkan posisi sebagai Ketua DPD Golkar Kampar. Dalam pernyataannya kepada sejumlah kader, Repol menyatakan akan fokus mengurus keluarga serta kembali menjalankan aktivitas bertani dan mengurus kebun sesuai hobinya selama ini.

“Saya berencana mengurangi aktivitas politik dan mungkin hanya akan masuk dalam struktur kepengurusan Golkar di tingkat provinsi,” ujar Repol. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa ia tidak akan maju dalam suksesi kepemimpinan Golkar Kampar.

Situasi ini membuka peluang bagi munculnya tokoh-tokoh baru yang siap membawa Golkar Kampar ke arah yang lebih baik. Beberapa nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua DPD Golkar Kampar adalah Iib Nursaleh, Wakil Ketua DPRD Kampar periode 2024-2029, Agus Candra, Safii Samosir, serta Alfan Khairi yang merupakan tenaga ahli anggota Komisi III DPR RI.

Di antara nama-nama tersebut, Iib Nursaleh dianggap sebagai kandidat terkuat. Selain pengalaman politiknya yang matang, ia dikenal dekat dengan masyarakat. “Beliau dekat dengan rakyat,” kata Rikardo, warga Bangkinang sekaligus kader Partai Golkar.

Kekalahan di Pilkada Kampar menjadi momen refleksi dan evaluasi bagi Partai Golkar. Suksesi kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa energi baru bagi Golkar Kampar untuk menghadapi tantangan politik ke depan, serta memperkuat konsolidasi di tingkat daerah. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat