MENU TUTUP

Supir Busway Mogok Kerja sebab 3 Bulan Tak Gajian, Dewan Sarankan Pakai Dana Taktis

Selasa, 21 Desember 2021 | 08:37:59 WIB
Supir Busway Mogok Kerja sebab 3 Bulan Tak Gajian, Dewan Sarankan Pakai Dana Taktis

GENTAONLINE.COM - Aksi mogok kerja kembali dilakukan oleh para supir Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) atau biasa disebut busway. Aksi ini sudah berlangsung beberapa pekan terakhir, Senin (20/12).

Akibatnya, mobilitas warga yang biasa bepergian menggunakan jasa layanan dari perusahaan daerah itu terganggu. Aksi mogok kerja itu membuat pengguna jasa angkutan kecewa.

Dikabarkan, aksi itu dipicu lantara beberapa bulan belakangan para supir bus yang dikelola oleh PT Transportasi Pekanbaru Madani (TPM) itu belum menerima gaji.

Melihat akan hal itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru Fathullah menegaskan agar perusahaan harus segera membayarkan gaji para anak buahnya.

"Hampir tiga bulan, perusahaan harus mengusahakan bagaimana gaji supir ini terbayar, jangan mengharapkan dari pemko," kata Fathullah.

Politisi Gerindra ini menyarankan agar perusahaan memakai dana taktis milik perusahaan untuk membayar gaji para supir dengan catatan dana itu nantinya diganti kembali.

"Kalau (dana taktis) dipakai untuk sementara tidak ada masalah, tidak ada hubungan dengan pihak hukum, nantikan kita bayar lagi," kata Fathullah menyarankan.

Mendengar kabar itu Fathullah merasa iba, sebab para supir mengandalkan uang gaji untuk menghidupi keluarga. Fathullah menekankan agar Direktur Utama (Dirut) PT TPM, Azmi segera bertindak agar permasalahan selesai.

Menurutnya, selaku dirut sudah sewajarnya berjuang demi anak buah. Jika tidak juga bertindak, Fathullah menyarankan Dirut PT TPM Azmi mundur dari jabatannya.

"Kalau dirut tidak sanggup silakan 'tarok' jabatannya, ini tugasnya dirut. Apabila tidak sanggup mencari uang sebanyak itu, silakan mundur saja. Kasian, supir mengharapkan gaji," katanya mengakhiri.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat