MENU TUTUP

Ganjar Bersaing Sengit dengan Puan, Peluang Prabowo Capres Masih Kecil

Sabtu, 08 Januari 2022 | 08:41:06 WIB
Ganjar Bersaing Sengit dengan Puan, Peluang Prabowo Capres Masih Kecil

GENTAONLINE.COM - Peluang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi Capres PDIP bersama Puan Maharani dinilai tidak terlalu besar.


Pandangan ini disampaikan oleh pengamat politik Iwel Sastra , Jumat malam (8/1).

Menurut Iwel, saat ini di internal PDI Perjuangan sedang terjadi persaingan sengit antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.


"Di internal PDI P pun sekarang terjadi persaingan sengit antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani," demikian kata Iwel.

Dalam beberapa bulan ini, muncul persaingan kuat antara dua kader PDIP untuk membidik kursi calon presiden.

Sosok yang menonjol adalah Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo. Dalam beberapa hasil survei Ganjar selalu muncul di 3 besar.

Kondisi berbeda dengan Puan Maharani, Ketua DPR RI yang digadang akan diusung PDIP ini justru memiliki elektabilitas yang rendah,

Padahal, akhir-akhir ini baliho Puan Maharani terpampang di berbagai jalan protokol kabupaten/kota se-Indonesia.

Meski demikian, Puan masih belum mampu menggenjot elektabilitas.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat