MENU TUTUP

Kerumunan Jokowi di Toba Bukti Pemerintah Tidak Punya Komitmen Kendalikan Covid-19

Sabtu, 05 Februari 2022 | 08:41:16 WIB
Kerumunan Jokowi di Toba Bukti Pemerintah Tidak Punya Komitmen Kendalikan Covid-19

GENTAONLINE.COM - Petinggi DPP Partai Demokrat juga angkat bicara terkait kerumunan warga saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pasar Porsea, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu (2/2).


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Demokrat Irwan mengatakan, kerumunan warga yang terjadi saat orang nomor satu di Indonesia ini Kunker tidak bisa dianggap hal biasa saja. Sebab, perilaku itu mengindikasikan pemerintah makin menurun dalam menerapkan protokol Covid-19.

Pendapat Irwan, aktivitas Kunker Presiden ke berbagai daerah yang kerap menimbulkan kerumunan itu menjadi salah satu sebab penularan Covid-19 meningkat.

"Teladan Jokowi dan pembantunya dalam Prokes kegiatan makin drop," demikian kata Irwan, Jumat (4/2).

Pria yang juga Ketua DPD Demokrat Kalimantan Timur itu menyayangkan Jokowi justru memci kerumunan. Dikatakan anggota Komisi V DPR RI ini, kerumunan saat Kunker bukti bahwa pemerintah tidak punya komitmen dalam mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Apalagi, selama ini, Irwan memandang sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu, Jokowi tidak pernah tegas dalam menyikapi virus asal Kota Wuhan, China itu.

Beberapa contoh ketidak seriusan pemerintah dicatat Irwan, yakni saat kasus di luar negeri tinggi justri pemerintah membuka kedatangan orang asing. Termasuk saat larangan mudik tetapi masyarakat masih dibolehkan pulang kampung

"Saat natal dan tahun baur harus PPKM, malah dibiarkan," pungkas Irwan.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat