MENU TUTUP

Ada 539 Sampel Probable Omicron Warga Riau Dikirim ke Jakarta

Kamis, 10 Februari 2022 | 08:52:02 WIB
Ada 539 Sampel Probable Omicron Warga Riau Dikirim ke Jakarta

GENTAONLINE.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Masrul Kasmy mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mengirimkan sebanyak 539 spesimen pasien positif Covid-19 yang dicurigai probable omicron.

Diagnosis pasti Omicron hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan sekuensing oleh Badan Litbangkes Kemenkes RI, di Jakarta. 

Namun, laporan WHO menyebutkan hampir semua kasus probable Omicron menjadi terkonfirmasi Omicron setelah hasil sekuensing keluar.

“Untuk pemeriksaan probable Omicron di Riau dilakukan di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad,” katanya, Rabu, 9 Februari 2022.

Masrul juga menjelaskan, untuk di Provinsi Riau sendiri, berdasarkan surat dari Badan Litbangkes Nomor: SR.01.07/2/2497/2022, tanggal 31 Januari 2022 dinyatakan satu kasus terkonfirmasi Omicron. 

“Kasus tersebut merupakan pelaku perjalanan luar provinsi Riau,” pungkasnya.

Diketahui, Kasus probable Omicron adalah kasus konfirmasi Covid-19 disertai hasil skrining pemeriksaan laboratorium Omicron positif. (roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat