MENU TUTUP

Plang Sitaan KPK Tertancap di 4 Bidang Tanah Milik Adik Mantan Bupati Lampura

Kamis, 24 Februari 2022 | 10:59:06 WIB

GENTAONLINE.COM - Empat bidang tanah milik adik mantan Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara, Akbar Tandaniria Mangkunegara, kini sudah dipasangi plang penyitaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Plang tersebut dipasang berdasarkan Surat Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas IA Nomor: 2/Pen.Pid.Sus/KPK/2022/PN.Tjk tanggal 4 Februari 2022.

Akbar Mangkunegara merupakan terdakwa korupsi fee Proyek Pemkab Lampung Utara tahun 2015-2019.


"Plang kami pasang hari Kamis tanggal 17 Februari 2022, seluruhnya berada di Kemiling, Bandar Lampung," jelasnya,, Rabu (23/2).

KPK menduga, empat bidang tanah itu didapat dari hasil korupsi fee proyek di Lampung Utara.

Total kerugian negara mencapai Rp89,7 miliar akibat kasus korupsi dan gratifikasi Akbar bersama sang kakak di lingkungan Pemkab Lampung Utara.

Namun, dalam dakwaan disebutkan, Akbar hanya menerima tiga simpul yakni Rp500 juta, Rp600 juta, dan Rp600 juta. Sehingga total Rp1,7 miliar yang dinikmati Akbar.


Sidang kasus Akbar bakal digelar kembali Rabu 2 Maret 2022 di Pengadilan Negeri Tanjungkarang dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Akbar. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan