MENU TUTUP

HET Minyak Goreng Dicabut, Pedagang Gorengan Kian Menjerit

Jumat, 18 Maret 2022 | 09:52:17 WIB
HET Minyak Goreng Dicabut, Pedagang Gorengan Kian Menjerit

GENTAONLINE.COM - Masyarakat kalangan bawah merasa paling terdampak atas kebijakan pencabutan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng. Pencabutan HET ini dikawatirkan akan membuat harga minyak goreng makin tak terkendali.


Seperti yang dirasakan seorang pedagang gorengan asal Lampung, Hidayati. Ia cemas harga minyak goreng yang saat ini sudah tinggi akan semakin melambung.

"Saat ini saja (harga minyak goreng) sudah Rp 48 ribu dua liter. Apalagi nanti kalau naik, tentu pedagang gorengan menjerit karena mahal," kata Hidayat dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (18/3).

Untuk menyiasati naiknya minyak goreng, ia menjual gorengan Rp 2 ribu per biji, setelah sebelumnya ia jual Rp 5 ribu per tiga biji.

"Kalau tidak dinaikkan harganya, saya tidak dapat apa-apa, cuma dapat capek. Biasanya kalau habis semua, omzet yang dapat Rp 600 ribu," ujarnya.


"Kalau harga minyak goreng diserahkan sesuai mekanisme pasar, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan harga. Seharusnya pemerintah masih mempertahankan HET," keluh Seny.(rml)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan