MENU TUTUP

Kapolri Akui Penyidik Sempat Takut Usut Kasus Brigadir J

Jumat, 09 September 2022 | 09:29:46 WIB
Kapolri Akui Penyidik Sempat Takut Usut Kasus Brigadir J

GENTAONLINE.COM - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penyidik sempat takut untuk menangani kasus pembunuhan Brigadir J karena berkaitan dengan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Listyo pun mengaku pihaknya sempat kesulitan dalam mengusut kasus pembunuhan Brigadir J karena alasan tersebut.

"Penyidik pun saat itu sempat takut, karena ada bahasa-bahasa bahwa mereka semua nanti akan berhadapan dengan yang bersangkutan," ujar Listyo dalam program Satu Meja Kompas TV.

Listyo mengaku akhirnya dia memutuskan untuk membentuk tim khusus (timsus) yang melibatkan pejabat utama Polri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Irwasum Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

"Kita libatkan para pejabat utama Polri, saya libatkan Pak Wakapolri, Pak Irwasum, Kabareskrim serta beberapa tim yang memiliki integritas," ucap dia.

Listyo mengatakan setelah tim itu dibentuk, langkah pertama yang dilakukan yakni menonaktifkan Sambo dari jabatannya. Hal itu dilakukan untuk mempermudah proses pengusutan kasus.

Selain itu, dia juga memutuskan untuk mutasi 25 anggota Polri, termasuk Sambo. Dia mengaku setelah itu proses pengusutan berjalan cukup lancar.

"Alhamdulillah begitu kita ganti, saat itu proses mulai berjalan lancar, mulai terbuka, kemudian kejanggalan-kejanggalan yang pada saat itu kita dapat itu mulai bisa terjawab," kata dia.

Brigadir J tewas akibat luka tembak di rumah dinas Ferdy Sambo di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli lalu.

Kepolisian telah menetapkan lima tersangka yakni Sambo, Bharada E, Bripka RR atau Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi. Kelimanya dijerat pasal pembunuhan berencana yakni Pasal 340 KUHP juncto 338 juncto 55 dan 56 KUHP.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar