MENU TUTUP

Pj Walikota Intensifkan Penanganan Banjir di Kota Pekanbaru

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:16:53 WIB
Pj Walikota Intensifkan Penanganan Banjir di Kota Pekanbaru

GENTAAONLINE.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah gencar menyelesaikan persoalan banjir. Saat ini dinas terkait tengah melakukan upaya normalisasi drainase dan anak sungai. 

Setidaknya ada 371 titik masalah banjir yang terdata pada Masterplan penanganan banjir di Kota Pekanbaru. Titik ini menyebar di 15 kecamatan di Pekanbaru.

Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Muflihun, berjanji penanganan yang dilakukan terhadap sumber-sumber penyebab banjir akan menunjukkan peningkatan dan terus membaik. 

Muflihun, menegaskan, dari awal memang disebutkannya bahwa banjir yang terjadi di Pekanbaru tidak bisa langsung habis semua dengan penanganan yang baru intensif beberapa waktu terakhir saja.

"Saya dari awal bilang, tidak mungkin langsung semua akan hilang dan bebas banjir. Yang jelas kita upayakan dan usaha. Hari ke hari kita pelajari. Yang jelas kita progresif dan terus lakukan perbaikan," kata Muflihun, Selasa (21/6). 

Menurutnya, sejak ia dipercaya menjadi Pj Walikota Pekanbaru telah meminta OPD terkait untuk segera menuntaskan masalah banjir. Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk andil dalam masalah ini. 

Salah satu penyebab banjir dikatakan Muflihun, akibat tidak lancarnya aliran drainase. Banyak didapati drainase lingkungan dipenuhi sampah sehingga menyebabkan banjir. 

Saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru melalui pasukan kuning telah melakukan normalisasi. Muflihun mengaku melakukan pengecekan pada lokasi-lokasi yang rutin terjadi banjir maupun genangan air di Pekanbaru saat hujan turun.

Dampak dari penanganan yang dilakukan Pemko Pekanbaru sudah mulai terlihat. Sejumlah wilayah rawan banjir juga sudah mulai berkurang. 

"Saya juga mutar, sudah banyak yang berkurang," ulasnya. 

Muflihun menegaskan, upaya penanggulangan banjir hanya dapat berhasil jika pemerintah bersama masyarakat bahu-membahu dan saling bekerjasama.

"Pada masyarakat, kita imbau untuk di lingkungan tempat tinggal Masing-masing untuk melakukan gotong royong. Membersihkan drainase dan sumber-sumber penyebab banjir. Karena, banjir ini masalah kita bersama. Jadi pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama," tandasnya.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak