MENU TUTUP

Penyebab Naiknya Harga Tiga Komoditas Bahan Pokok di Riau

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:39:53 WIB
Penyebab Naiknya Harga Tiga Komoditas Bahan Pokok di Riau

GENTAONLINE.COM - Jelang perayaan Imlek 1 Februari 2022, tiga komoditas pangan seperti minyak goreng, gula pasir dan ayam potong alami kenaikan harga di Pekanbaru, Riau.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Riau Taufik OH mengatakan, kenaikan ini terjadi dipicu oleh bahan baku utama pembentuk pangan tersebut alami kenaikan.

"Misalkan penyebab kenaikan ayam potong karena adanya kenaikan harga pakan ayam," kata Taufik OH di Pekanbaru, Rabu

Dikatakan dia, kini ayam potong dipasarkan rata-rata di harga Rp37 hingga Rp39 ribu per kilogramnya, naik dari harga sebelumnya Rp35 ribu.

"Bahkan saat normal harga ayam potong di kisaran Rp23 ribu hingga Rp25 ribu per kilogramnya," katanya.

Sebut dia, harga komoditas lainnya juga yang mengalami kenaikan di pasaran adalah harga gula pasir, dari semula Rp12.500 naik menjadi Rp14.000.

"Penyebab terjadinya lonjakan harga gula pasir, karena keterbatasan pasokan. Musim panen tebunya di bulan Juni dan bersamaan dengan gilingnya, sedang pasokan impor gula belum ada," ungkap Taufik lagi.

Selain itu, harga minyak goreng juga sudah lama bercokol di harga tinggi, hal ini lanjut dia diakibatkan bahan baku pembentuk yakni harga kelapa sawit yang tinggi.

"Terkait minyak goreng kita sudah lakukan pasar murah sebanyak 73 ribu liter dengan melibatkan swasta, " katanya.

Katanya, pasar murah minyak goreng yang dilakukan pihak swasta sudah berjalan di dua daerah, yakni Kabupaten Pelalawan dan Kota Dumai.

"Penjualan minyak goreng murah di Kabupaten Pelalawan dalam operasi pasar murah itu tercatat sebanyak 11.700 liter. Sementara di Kota Dumai telah menghabiskan sebanyak 61.300 liter lebih, " katanya.

Pantauan  di sejumlah pasar di Pekanbaru seperti, Pasar Sukaramai harga minyak goreng curah Rp18.000 per kilogramnya. Sedangkan di Pasar Cik Puan dan Limapuluh dijual Rp17.100 dan Pasar Pagi Arengka Rp18,000 per kilogram.

Sementara minyak kemasan Bimoli sebesar Rp20.000 per liter di Pasar Sukaramai, Cikpuan Rp19.000 per liter, Limapuluh Rp19.000 per liter

Kemudian harga telur ayam ras yang semula mengalami kenaikan sebesar Rp28.800 per kilogramnya menjelang akhir tahun, kini sudah turun di kisaran Rp25.600.(ant)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan