MENU TUTUP

Tiduri Anak Dibawah Umur, Buruh di Kampar ini Digelandang ke Polsek

Senin, 27 November 2017 | 14:34:55 WIB
Tiduri Anak Dibawah Umur, Buruh di Kampar ini Digelandang ke Polsek

GENTAONLINE.COM-Seorang buruh bangunan berinisial BR tertangkap basah berbuat asusila dengan anak gadis di bawah umur. Itu berawal ketika ayah korban memergoki pria 21 tahun ini tengah tidur bersama anaknya di kamar.

BR tak bisa berbuat apa-apa dan langsung digelandang ke Polsek Kampar, Kabupaten Kampar Provinsi Riau pada Minggu (26/11) dinihari usai tertangkap basah sedang tidur di kamar anak perempuan di bawah umur.

Kejadiannya di Desa Limau Manis Kecamatan Kampar. Sementara BR diketahui berasal dari daerah Raja Basa Nunyai Kecamatan Raja Basa Bandar Lampung. Ia pun terancam dihukum atas dugaan pencabulan terhadap anak yang masih berusia 16 tahun.

Yang melaporkan BR tak lain dan tak bukan adalah ayah korban, sebut saja namanya Ujang (Identitas Disamarkan, red). Kini pelaku sudah diproses dan telah dimintai keterangannya.

Peristiwa bermula pada Minggu dinihari, sekitar pukul 01.30 WIB, saat itu Ujang dibangunkan paman korban. Ia memberitahukan bahwa telah melihat BR berada di dalam kamar korban.

Mendapat laporan itu, Ujang langsung mengecek ke kamar anaknya, dan mendapati pelaku tidur bersama Anggrek (Identitas korban disamarkan dan bukan nama sebenarnya, red).

Setelah diinterogasi, pelaku mengakui bahwa dia telah melakukan hubungan intim dengan korban. Tentu saja ayah Anggrek tidak terima dan membawa pelaku ke Polsek Kampar.

Kapolsek Kampar AKP Ridwanto melalui Kanit Reskrim Ipda Supriadi membenarkan kejadian ini. BR pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Polisi juga sudah memeriksa keterangan saksi-saksi.

Itu dibutuhkan untuk memperkuat alat bukti untuk menjerat perbuatan asusila yang dilakukan BR. Setelah penyelidikan dilakukan, ia pun resmi ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan. (rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat