MENU TUTUP

Pj Bupati Kampar Terima Langsung Pengahargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Madya

Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:44:57 WIB
Pj Bupati Kampar Terima Langsung Pengahargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Madya

Jakarta - Tak Luput dari Kerja Keras dengan Hasil Pantas, Setelah Lima Tahun mengikuti Program Perlindungan Anak, Pemerintah Kabupaten Kampar Kembali Menerima Anugerah Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dengan Kategori Madya dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. 

Penghargaan ini telah diterima Kabupaten Kampar yang Ke-2 kalinya dengan kategori Madya tahun 2021, penganugrahan Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) diberi langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE, M.SI yang diwakili oleh Deputi bidang Pemenuhan Hak Anak Agustina Erni serta Langsung diterima oleh Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM, di Kementrian PPPA RI Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2022). Penghargaan ini juga telah lakukan melalui Zoom Meeting beberapa waktu lalu, namun untuk penerimaan kita lakukan saat ini. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rl I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang diwakili oleh Deputi bidang Pemenuhan Hak Anak Agustina Erni saat penyerahan anugrah tersebut mengatakan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak telah diamanatkan dalam  Undang-undang Nomor 35/2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. 

“Dalam dialognya, Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam penyelenggaraan program perlindungan anak di daerah melalui pembangunan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA),"ungkapnya”. 

“Untuk itu Kementerian PPPA RI terus mendorong Pemerintah daerah untuk mewujudkan KLA sejak tahun 2016 sebagai komitmen untuk melindungi anak, tujuannya untuk membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota untuk lebih responsif terhadap kepentingan anak baik dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan serta kemitraan.”tutupnya”. 

Sementara itu, Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM dalam wawancara mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, Forkopimda Kampar serta Dinas instansi terkait dan lembaga ataupun organisasi serta seluruh masyarakat Kabupaten Kampar yang mana telah bekerja sama mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai Kabupaten Layak Anak . 

“Kalau dalam hukum islam itu kita termasuk orang yang rugi, dalam arti kata kita jangan bertahan disitu saja harus terus meningkatkan lagi dari kategori Madya semoga selanjutnya Kategori Utama, yang penting kita selalu koordinasi kepada OPD terkait dan edukasi kepada masyarakat, dan yang terpenting sarana dan prasarananya untuk anak tapi perlu koordinasi dengan semua OPD yang terkait.” 

“Saya berharap semua OPD untuk mendukung ini untuk meningkatkan supaya kita dapat statusnya serta dapat ditingkatkan lagi dan wilayah kita ini cukup luas jadi perlu edukasi kerja keras kita kepada masyarakat khusunya desa yang terisolir serta kita jadikan Desa EkoWisata Ramah Anak untuk wilayah Terisolir supaya ini menjadi mudah untuk anak anak berkembang dengan baik.”ungkapnya”. 

“Pemkab Kampar akan lanjutkan komitmen pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam pembangunan daerah melalui implementasi kebijakan, program dan kegiatan pembangunan serta kemitraan dengan lembaga non pemerintah”tutupnya”. 

Tampak hadir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rl yang diwakili oleh Deputi bidang Pemenuhan Hak Anak Agustina Erni, Kepala Dinas DPPKB Drs, Edi Afrizal, M.Si beserta Staff, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Yuricho Efril, S.STP, dan Forum Anak Kampar.
(Rls).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar