MENU TUTUP

Eka Hospital Pekanbaru Hadirkan Pusat Ortopedi Berteknologi Tinggi

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 08:34:33 WIB
Eka Hospital Pekanbaru Hadirkan Pusat Ortopedi Berteknologi Tinggi

GENTAONLINE.COM - Eka Hospital Pekanbaru meresmikan Pusat Ortopedi yang diberi nama Gatam Institute Orthopedic and Spine pada Jumat, 5 Agustus 2022. Peresmian Pusat Ortopedi ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.

Gatam Institute ini sendiri merupakan Pusat Ortopedi dan Tulang Belakang terpadu yang digawangi oleh Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine sekaligus Chairman dari Gatam Institute Eka Hospital Grup.

Gatam Institute memiliki tim dokter spesialis ortopedi yang lengkap dari konsultan tulang belakang dan lutut panggul. Di Pekanbaru sendiri tim dokter Orthopedi terdiri dari Dr. Syafrudin, Sp.OT (K) Spine, Dr. Jacky Ardianto Horas, Sp.OT (K) Hip and Knee, dan Dr. Yanuar Kristianto, Sp.OT.

Chief Operating Officer (COO) Eka Hospital Grup, drg. Rina Setiawati mengatakan jika kehadiran Gatam Institute di Eka Hospital Grup diharapkan menjadi pusat penanganan kasus-kasus berat untuk bidang ortopedi dan bukannya tidak mungkin dapat menjadi tempat pembelajaran bagi dokter-dokter ortopedi diseluruh Indonesia.

"Layanan ortopedi Gatam Institute ini hadir di seluruh jaringan rumah sakit kami baik di BSD City, Bekasi, Cibubur dan Pekanbaru," kata dia hari ini di Pekanbaru.

Dia juga menyebutkan jika pihaknya juga memberanikan diri menyatakan sebagai pusat ortopedi tercanggih di Asia Tenggara yang mewakili Indonesia. Hal itu didukung oleh PERKEDWI, Kemenkes dan Kemenparekraf yang menetapkan Eka Hospital sebagai rumah sakit percontohan wisata medis untuk bidang orthopedi dan tulang belakang.

Dia menambahkan, tujuan dibentuknya Gatam Institute ini adalah untuk membantu pasien supaya dapat tertolong dalam masalah tulang. "Bukan hanya tulang belakang, tapi lutut, panggung, bahu dan permasalahan orthopaedic lainnya. Kami buka akses seluas-luasnya agar masyarakat Riau mendapat pelayanan dari dokter terbaik di Indonesia saat ini," tuturnya.

Kemudian, Chairman dari Gatam Institute Eka Hospital Grup, Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine menyebutkan kecanggihan teknologi yang dimiliki Gatam Institute Eka Hospital Pekanbaru dalam penanganan Hernia Nukleus Pulposus (HNP) yaitu dengan menggunakan Endoscopy dimana teknik operasi menggunakan alat ini di tulang belakang dengan tujuan untuk membebaskan saraf terjepit. 

Seperti diketahui HNP yang dikenal dengan istilah saraf terjepit adalah kondisi ketika bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang.

"Prosedur ini merupakan operasi minimal invasive dimana pembedahan hanya melalui sayatan kecil. Alat tersebut kemudian dihubungkan dengan kamera, sehingga kondisi bantalan dan saraf dapat dilihat oleh dokter melalui monitor," ungkap Dokter Luthfi Gatam.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengatakan kesehatan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang diamanatkan dalam UU. Untuk itu, pemerintah memiliki peran penting mewujudkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat meskipun ada kekurangan baik dari segi kuantitatif maupun kualitatif.

"Meski demikian, saya memberikan apresiasi kepada Eka Hospital terhadap layanan orthopaedic. Apalagi ini merupakan layanan satu-satunya se-Asia Tenggara dan ini merupakan kebanggan bagi daerah kita," kata Edy Natar.

"Tentu Eka Hospital akan memberikan seluas-luasnya meberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami dari pemerintah menyampaikan tidak perlu juah-jauh ke negera lain. Perlu dibangun sinergitas antara pemerintah dan Eka Hospital dengan harapan masyarakat Riau bisa mendapat pelayanan yang terbaik," kata Edy Natar lagi.

Kemudian pada kesempatan yang sama Ketua DPRD Riau, Yulisman menyebutkan ini apa yang dilakukan oleh Eka Hospital merupakan sebuah inovasi dan kemajuan hasil penelitian bagi anak bangsa. Pelayanan ini juga harus ditingkatkan, apalagi kesehatan bagian vital dan penting bagi kehidupan sehari-hari.

Kesehatan, kata dia, merupakan sektor mandetori yang ditunaikan dalam belanja daerah. Tentunya Eka Hospital sebagai salah satu rumah sakit swasrta di Riau diharapkan kerjasamanya antara pemerintag dengan pihak RS.

"Kami harap seluruh masyarakat maupun pasien bisa menikmati pelayanan kesehatan terutama di Eka Hospital dalam memberikan pelayanan kesehatan," tuturnya.(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar