MENU TUTUP

Peserta Didik yang Belum Divaksin di Data Kembali

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:38:11 WIB
Peserta Didik yang Belum Divaksin di Data Kembali

GENTAONLINE.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, kembali mendata peserta didik tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang belum disuntik vaksin baik dosis satu maupun dosis dua.

Begitu juga tenaga pendidik, mereka dihimbau agar segera menjalani penyuntikan vaksin dosis ketiga atau booster.

"Karena memang ada anak seusia SD vaksinasinya masih kecil, belum sampai 60 persen (se-Indonesia). Jadi pemerintah (pusat) meminta pemko (pemerintah kota) untuk mendata kembali anak-anak yang belum vaksin," ujar Sekretaris Disdik Pekanbaru Muzailis, Selasa (16/8).

 


"Kepada tenaga pengajar yang belum booster, itu akan dilalukan vaksin. Tapi ini tidak banyak lo, kalau booster tidak banyak, kalau yang sama sekali belum booster itu kan siswa SMP, itu yang belum booster. Jadi untuk guru masih ada, tapi tidak banyak," ucapnya.

Namun demikian, diakui Muzailis jika pelaksanaan vaksinasi ulang bagi peserta didik SD/SMP masih bersifat himbauan lantaran belum ada surat edaran terbaru dari Pemko Pekanbaru.

"Sekarang belum ada edaran. Sampai sekarang sifatnya masih mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk memvaksin anaknya," ujarnya.

Terkait kebijakan yang bakal melarang peserta didik yang belum divaksin untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, disampaikan Muzailis belum ada kebijakan untuk itu.

"Belum ada arahan pilihan untuk siswa belajar daring jika belum vaksin. Aleternatif itu belum ada, belum dibuat edaran. Saat ini kita hanya mendata, mengetahui sekolah-sekolah itu seberapa persen anak yang sudah divaksin 1 dan 2," tutupnya. (rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan