MENU TUTUP

Pendiri PAN Sebut Dominasi Amien Rais Mulai Berakhir

Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:09:28 WIB
Pendiri PAN Sebut Dominasi Amien Rais Mulai Berakhir

GENTAONLINE.COM -- Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha, menilai, dinamika dan hasil dari Kongres V di Kendari, Sulawesi Tenggara, menunjukkan keinginan kader untuk lepas dominasi Amien. Hal itu terlihat dari gagalnya Mulfachri Harahap yang gagal menjadi ketua umum PAN.


"Dominasi AR pada PAN sudah lama dirasakan sebagai penghambat kemajuan partai itu. Namun baru pada kongres kemarin tampaknya muncul keberanian untuk mengakhirinya," ujar Abdillah, Jumat (14/2). Namun, Abdillah mengkritisi kondisi partai berlambang matahari itu. Menurutnya, kini PAN mulai jauh dari tujuannya sebagai partai reformis yang memperjuangkan demokrasi dan pemerintahan yang bersih.


"Dengan berjalannya waktu, PAN bermetamorfosis menjadi partai pragmatis dengan tujuan kekuasaan untuk kekuasaan," ujar Abdillah. Hal ini berpengaruh kepada perolehan suara PAN setiap pemilihan umum (pemilu), yang tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, menurun pada beberapa kontestasi.


Melihat kondisi PAN yang seperti ini, menurutnya sosok yang paling bertanggung jawab adalah Amien Rais. Di mana ia menilai, Amien yang awalnya idealis berubah menjadi harimau yang siap menerkam siapa saja yang berlawanan dengannya. "AR menjadi tokoh yang memanifestasikan frustrasinya ke dalam berbagai manuver politik yang mencengangkan," ujar Abdillah.


Padahal, ia menilai Amien adalah seorang ilmuwan dan praktisi politik yang mumpuni. Tetapi entah kenapa, mantan Ketua MPR itu juga merasa sebagai orang yang paling pantas memimpin negeri ini. Ia menceritakan, tokoh-tokoh senior PAN beberapa kali mengingatkan Amien agar berhenti bermanuver. Namun, Amien disebutnya tak menggubris hal tersebut.


"AR jugalah yang dengan perilaku politiknya yang antagonistik bertanggung jawab terhadap citra PAN. Dampaknya pada perolehan suara PAN," ujar Abdillah. Manuver Amien disebut berimbas pada perolehan suara PAN, di mana tidak beranjak sebagai partai di bawah 10 persen. Bahkan pada Pemilu 2019, PAN hanya berada di posisi kedelapan dengan perolehan suara 6,84 persen atau 9.572.623 suara.


Selain itu, manuver Amien membuat PAN seakan memiliki dua pemimpin. Karena pendapat Amien masih begitu didengarkan oleh pengurus partai. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat