MENU TUTUP
Galeri DPRD Pekanbaru

Laksanakan Hearing, Satpol PP Pekanbaru Usulkan Anggaran Rp 28 Miliar di APBD 2023

Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:07:52 WIB
Laksanakan Hearing, Satpol PP Pekanbaru Usulkan Anggaran Rp 28 Miliar di APBD 2023 Komisi I DPRD Kota Pekanbaru melakukan rapat atau hearing dengan Satpol PP Kota Pekanbaru, membahas rancangan APBD 2023, Rabu (19/10/2022).

PEKANBARU - Hearing Komisi III DPRD Pekanbaru dengan Bagian Kesra Pekanbaru, Selasa (11/10/2022), membahas beberapa persoalan kesejahteraan masyarakat Kota Pekanbaru.

Mungkin gambar 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Di antarannya, mengenai kepastian anggaran Beasiswa S1 masuk R-APBD 2023.

Mungkin gambar 2 orang, orang duduk dan orang berdiri

Selain itu, anggaran untuk guru tahfiz dan beberapa anggaran kesejahteraan masyarakat banyak lainnya.

Mungkin gambar 6 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan

Kabag Kesra Setdako Pekanbaru Erwan Candra menjelaskan, bahwa usulan anggaran Kesra tahun 2023 sebesar Rp 14 miliar.

Mungkin gambar 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Nilai ini sudah termasuk, untuk anggaran Beasiswa S1 dan insentif untuk guru-guru tahfiz.

"Untuk anggaran beasiswa S1 dianggarkan Rp 2 miliar, sedangkan anggaran untuk guru tahfiz Rp 2 miliar," kata Erwan Candra usai hearing.

Lebih lanjut disampaikan, beasiswa yang didapatkan berjumlah untuk 200 mahasiswa-mahasiswi. Nantinya masing-masing mahasiswa-mahasiswi, akan mendapat Rp 3 juta per tahun.

Sedangkan untuk kriteria mahasiswa-mahasiswi yang bisa mendapatkan beasiswa ini, dari kalangan keluarga kurang mampu (dibuktikan dengan surat keterangan domisilinya), serta nilai dari sekolahnya.

Lalu, kenapa untuk pelajar SD-SMA, termasuk untuk jenjang S2 dan S3 belum dianggarkan tahun 2023?

"Untuk tahun 2023 memang belum ada. Baru untuk S1 aja. Mudah-mudahan tahun selanjutnya nanti bisa dianggarkan," terangnya.

Sementara itu, lanjut Erwan Candra, untuk jumlah guru tahfiz sebanyak Rp 350 guru. Mereka akan mendapatkan uang insentif, Rp 500 guru untuk satu tahun.

Apakah ini cukup mengakomodir untuk semuanya?

"Kalau mau jujur, belum. Tapi ini akan menjadi perhatian kita dalam hal memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Yang pasti, untuk penerima beasiswa, bisa dari sekolah negeri dan swasta," janjinya, seraya mengatakan, idealnya untuk beasiswa ini bisa diangka Rp 10-15 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos menegaskan, bahwa pihaknya sangat senang, beasiswa di tahun depan dianggarkan dalam APBD Murni 2023.

Namun diakuinya, nilai anggaran beasiswa S1 Rp 2 miliar masih sangat kurang dari kebutuhan. Termasuk juga anggaran untuk para guru tahfiz, belum sesuai harapan.]

Tapi setidaknya, langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru dalam mensejahterakan masyarakat, patut diapresiasi tinggi.

"Untuk anggaran tahun selanjutnya, kita minta untuk beasiswa minimal Rp 20 miliar. Begitu juga dengan anggaran kesejahteraan lainnya, harus tinggi. Karena untuk kepentingan masyarakat banyak, harus besar dari yang lainnya. Ini catatan khusus bagi Pemko ke depan," harapnya. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat