MENU TUTUP

DPRD Riau Apresiasi Kerja Nakes di Hari Kesehatan Nasional

Sabtu, 13 November 2021 | 08:02:37 WIB
DPRD Riau Apresiasi Kerja Nakes di Hari Kesehatan Nasional

GENTAONLINE.COM - Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati pada 12 November 2021 bertema ‘Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku’ menjadi penting di tengah pandemi Covid-19.

Terutama untuk tenaga kesehatan (nakes) di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 kurang lebih dua tahun terakhir.

Sebab itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Agung Nugroho, berterima kasih kepada nakes di Indonesia, khususnya di Riau, yang sudah bertugas menangani dampak pandemi Covid-19.

“Tentu yang jadi sorotan kita bersama di HKN ini, ya kerja-kerja nakes yang ada di Riau,” kata Politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu, Agung juga mengimbau masyarakat Riau agar tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan lengah dengan status kasus Covid-19 yang saat ini melandai.

“Memang kita semua beraktivitas, tapi jangan lupa menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya kan agar pandemi ini usai dan perekonomian masyarakat kembali stabil,” pungkasnya. (roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat