MENU TUTUP

Tausiyah Ba’da Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau

Rabu, 21 Juni 2023 | 18:05:58 WIB
Tausiyah Ba’da Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau TAUSIYAH BA’DA DZUHUR YANG DISAMPAIKAN OLEH UST. CHAIRUL ICHWAN, S. PDI

PEKAN BARU, GENTAONLINECOM- Pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2023 sekira pukul 12.30 WIB s/d selesai bertempat di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau, telah dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau yang disampaikan oleh Ust. Chairul Ichwan, S. PDI yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau. 

Dalam penyampaiannya Ust. Chairul Ichwan, S. PDI menyampaikan dari Syaikh Fadhl bin Hasan Ad-Dhamuriy Rahmatullah 'alaih, sesungguhnya Sayyidatina Ummu Hakam Radhiyallahu 'anha atau Sayyidatina Dhaba'ah Radhiyallahu 'anha, putri Sayyidina Zubair bin Abdul Muthalib Radhiyallahu 'anhu, bercerita, "Baginda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mendapat

beberapa orang hamba sahaya. Aku bersama saudara perempuanku dan Sayyidatina Fathimah Radhiyallahu 'anha, putri Baginda Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menjumpai beliau. Lalu, kami jelaskan permasalahan kami kepada beliau, dan kami meminta seorang hamba sahaya perempuan. Lalu, beliau bersabda, 'Para yatim ahli Badar lebih diutamakan daripada kalian untuk mendapatkan para hamba sahaya itu. Namun, akan kuberikan kepada kalian sesuatu yang lebih baik, yaitu setelah shalat bacalah Subhaanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, dan Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa alaa kulli syaiin qadir satu kali. Itu lebih baik daripada pembantu atau hamba sahaya."(H.R. Abu Dawud).

Selanjutnya Ust. Chairul Ichwan, S. PDI memaparkan faidah hadist ini, jelas, bahwa bagi orang Islam, kesusahan dan penderitaan di dunia ini tidak patut dikeluhkan. Bagi orang Islam sangat penting memikirkan akhirat dan

kenyamanan serta kesenangan kehidupan setelah mati. Karena itulah Baginda Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam mengalihkan perhatian manusia dari dunia yang sementara agar memperhatikan dan mencari bekal untuk kampung akhirat yang penuh kesenangan.

Kegiatan Tausiyah Ba’da Dzuhur di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau mengikuti secara ketat protokol kesehatan (prokes).

(Lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak