MENU TUTUP

33 Pasien ODGJ RSJ Tampan Riau Dipulangkan ke Kampung Halaman

Jumat, 01 Desember 2023 | 21:28:08 WIB
33 Pasien ODGJ RSJ Tampan Riau Dipulangkan ke Kampung Halaman

GENTAOLINE.COM - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Provinsi Riau sudah memulangkan sebanyak 33 pasien dari 140 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke kampung halaman.

Pemulangan ODGJ ke daerah asal pasien ini, sesuai instruksi dan arahan Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution yang sebelumnya telah meninjau kondisi pasien di beberapa panti yang berada di bawah koordinasi Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau, termasuk yang berada di RSJ Tampan melakukan koordinasi dengan pihak Dinsos di Riau maupun daerah asal pasien ODGJ.

Direktur RSJ Tampan, drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, pemulangan pasien ODGJ tersebut merupakan intruksi dari Gubernur Riau. Dimana untuk pemulangan, setelah pasien dinyatakan tenang dan sudah melewati masa rawatan, tidak terindikasi rawat inap serta sudah bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

"Sampai saat ini sudah 33 pasien dari dalam dan luar Provinsi Riau yang kita pulangkan ke kampung halaman. Diantaranya Sumatra Utara (Sumut) sebanyak 13 pasien, Aceh 1 pasien, Jambi 3 pasien, Bengkulu 1 pasien, Sumatera Barat (Sumbar) 4 pasien dan Inhil sebanyak 11 pasien," kata Sri Sadono, Kamis (30/11/2023).

Pemulangan pasien tersebut setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinsos setempat, serta Dinsos Riau dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk mengantarkan pulang para pasien ke kampung halaman.

Dia menyampaikan, pemulangan pasien tersebut selain pasien yang memiliki KTP, juga untuk pasien tanpa identitas yang data kependudukannya sebelumnya diperoleh dari rekam iris mata oleh Disdukcapil Kota Pekanbaru, yang selanjutnya di koordinasikan dengan Dinsos sesuai wilayah pasien.

"Saat ini kita masih terus koordinasikan dengan berbagai daerah yang merupakan wilayah asal pasien, mudah-mudah dalam waktu cepat udah bisa kita pulangkan," sebutnya.

Sejauh ini total pasien yang sudah dilakukan pengembalian dan pengantaran ke keluarga, serta sudah lewat masa rawat sekitar 140-an pasien, dan masih akan berlanjut untuk kabupaten kota lainnya.

"Saat pemulangan, pasien juga dibekali obat-obatan untuk satu bulan dan surat kontrol," tutupnua.

Terpisah, Gubri Edy Natar Nasution mengatakan, jika untuk pasien ODGJ ini harus diberikan pelayanan maksimal. Sehingga tidak ada lagi yang berkeliaran dan tidak terawat.

"Karena kita punya fasilitas yang tujuannya untuk itu. Maka itu tidak ada alasan jika ada pasien-pasien yang berkeliaran di jalanan," kata Gubri.

Sebelumnya Gubri juga sudah meninjau lansung pelayanan di RSJ Tampan, dimana peninjauan itu. Saat itu dia meminta agar pasien ODGJ yang sudah sembuh agar dipulangkan ke daerah masing masing.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat