MENU TUTUP
GALERI DPRD PEKANBARU

Bahas Target PAD, Komisi II panggil Bapenda Pekanbaru

Senin, 15 Januari 2024 | 16:24:50 WIB
Bahas Target PAD, Komisi II panggil Bapenda Pekanbaru Komisi II DPRD kota Pekanbaru memanggil mitra kerjanya yakni Bapenda Kota Pekanbaru guna melaksanakan rapat dengar pendapat.

PEKANBARU - Komisi II DPRD kota Pekanbaru memanggil mitra kerjanya yakni Bapenda Kota Pekanbaru guna melaksanakan rapat dengar pendapat pada, Rabu (27/12/2023). Adapun oembahasan terkait target PAD yang dipatok ke Bapenda Pekanbaru tahun 2023 Rp 838 miliar, nampaknya tipis untuk direalisasikan. 

Sebab, hingga pekan keempat atau per 22 Desember, Bapenda baru bisa mengumpulkan pendapatan dari pajak Rp 776 miliar. 
https://serambiriau.com/gambar/images/Foto%205%20(3).jpg
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE menyampaikan, target PAD tersebut sebenarnya bisa dicapai sesuai yang dipancang sejak awal. 

Tapi syaratnya, Bapenda terus menerus bekerja di lapangan, membuat terobosan jitu, serta meminimalisir kebocoran lewat permainan oknum. 

"Kalau melihat hanya hitungan hari lagi tahun ini, Bapenda tak bisa capai target seratus persen (target 838 miliar). Apalagi biasanya masyarakat wajib pajak di akhir-akhir tahun ini, malas bayar pajak," tegas Dapot Sinaga. 
https://serambiriau.com/gambar/images/Foto%202%20(6).jpg
Satu jalan agar bisa kas daerah bertambah, Bapenda diminta bisa menagih hutang kepada wajib pajak. Apalagi hutang tersebut, dalam jumlah banyak. 

Berdasarkan pengalaman tahun 2023 ini, Bapenda harus melakukan evaluasi sistem kerja secara menyeluruh. Bahkan di semua bidang harus dilakukan perubahan terstruktur, hingga kerja di tahun 2024 bisa berjalan sesuai harapan. 

Kondisi ini juga bersamaan, makin bertambahnya jumlah wajib pajak, yang seyogyanya bertambah juga nilai PAD. Tidak seperti selama ini, PAD hanya berkutat di angka Rp 600-800 miliar saja pertahun. 

Padahal, dengan berkembangnya Kota Pekanbaru setiap tahun, maka secara otomatis dan sangat masuk akal, PAD juga bertambah. 
https://serambiriau.com/gambar/images/Foto%201%20(7)(1).jpg
Kepala Bapenda Pekanbaru Alek Kurniawan sebelumnya menjelaskan, angka raihan pajak untuk PAD hingga Desember ini, memang mencapai Rp 776 miliar, atau 92 persen. 

Melihat capaian tahun sebelumnya yang hanya Rp 718 miliar, nilai tahun 2023 ini meningkat. 
https://serambiriau.com/gambar/images/Foto%203%20(4).jpg
"Raihan pajak ini dari 11 objek pajak yang menjadi kewenangan kami. Bahkan 10 item di antaranya capai target di atas seratus persen," terangnya. (Galeri)


 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar