MENU TUTUP

Tiba di Batam, Ketua Umum SMSI Dipakaikan Tanjak Melayu

Sabtu, 27 Januari 2024 | 12:02:07 WIB
Tiba di Batam, Ketua Umum SMSI Dipakaikan Tanjak Melayu

BATAM - Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus langsung dipakaikan Tanjak Melayu saat tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (26/1/2024).

Ketua Umum SMSI Firdaus datang ke Batam didampingi Wakil Ketua Umum SMSI, Yono Hartono.

Keduanya datang ke Batam untuk menghadiri dan membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) I SMSI Kepri yang berlangsung pada Sabtu (27/1/2024) di Golden View Hotel.

Plt Ketua SMSI Kepri, Rinaldy Samjaya, langsung memakaikan tanjak ke Firdaus, dan Sekretaris Panitia Rapimprov SMSI Kepri Indra Helmi memasangkan tanjak ke Waketum SMSI Yono Hartono.

Penyambutan kedatangan Ketum SMSI dan Waketum SMSI juga dihadiri Panitia Rapimprov I SMSI Kepri, Zabur, Kavi, Deka, dan Indra Helmi.

"Selamat datang Ketum SMSI dan Waketum SMSI di Kota Batam Provinsi Kepri," kata Rinaldy.

Selanjutnya, Ketua Umum SMSI Kepri dan Waketum SMSI Kepri akan memantau langsung tempat pelaksana Rapimprov I SMSI Kepri di Golden View Hotel Batam. ***

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar