MENU TUTUP

Terbukti Kerja dan Peduli Masyarakat, Ali Sobirin Banjir Dukungan Duduk Lagi di DPRD Kampar

Kamis, 01 Februari 2024 | 05:37:53 WIB
Terbukti Kerja dan Peduli Masyarakat, Ali Sobirin Banjir Dukungan Duduk Lagi di DPRD Kampar

GENTAONLINE.COM - H. Ali Sobirin, S.Ag, sebuah nama yang tidak asing dikalangan masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya di Kec. Siak Hulu dan Perhentian Raja. Petahana DPRD Kampar yang dikenal Agamis dan pekerja keras ini, akan kembali meramaikan helat Pileg DPRD Kampar pada Pemilu 2024 mendatang.

Bukan tanpa alasan, baginya menjadi perwakilan rakyat tidak semata soal jabatan. Lebih dari itu, Ali yang juga mantan aktivis KAMMI menganggap berada di DPRD Kampar memberi jalan pengabdian, pengaplikasian ide serta gagasan dan menebar kebaikan bagi masyarakat Kab. Kampar, khususnya masyarakat Kec. Siak Hulu dan Perhentian Raja.

"Insha Allah, kami sudah berupaya dan bekerja maksimal di periode 2019-2024, semoga restu dan amanah masyarakat Kec. Siak Hulu, Perhentian Raja kembali membersamai kami untuk lanjut di periode 2024-2029. Mohon Do'a nya" kata Ali saat berbincang dengan wartawan, Rabu (31/1).

Selain dikenal Agamis dan pekerja keras, Ali dikenal ramah dan dermawan. Tak sedikit masyarakat Kampar, khususnya Siak Hulu dan Perhentian Raja yang merasa terbantu disaat kesulitan. Baik bantuan kegiatan sosial, bantuan kegiatan pemuda, hingga bantuan pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP, KK dan Akta Lahir.

"Bukan kenal lagi, kenal sekali. Bapak itu (Ali Sobirin-red) baik, sering mensuport dan terlibat aktif diberbagai kegiatan sosial dan pemuda di sini. Semoga terpilih lagi periode ini" tutur Agus, warga Desa Pandau Jaya, Kec. Siak Hulu, Kampar.

Belum lagi ragam aksi nyata yang manfaatnya banyak dirasakan oleh masyarakat Kampar. Seperti bedah rumah, pembinaan kelompok ternak dan tani, merumuskan aturan larangan merokok di tempat ibadah dan lainnya.

"Alhamdulillah, telah terealisasi bantuan rehab rumah salah satu warga di Perhentian Raja. Semoga dengan bantuan ini, dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat secara swadaya. Terima kasih Pak Ali Sobirin" ucap Gatot Widodo, warga Desa Sialang Kubang, Kec. Perhentian Raja.

Dukungan lainnya disampaikan oleh warga Desa Tanah Merah, Kec. Siak Hulu, Nur Aisyah. Sepengetahuan nya, Ali Sobirin terkenal aktif dikalangan Petani dan atau Kelompok Tani di Kec. Siak Hulu. Bahkan, Ali tak segan-segan merogoh kocek pribadinya untuk sekedar membeli alat atau bibit bagi kemajuan Kelompok Tani.

"Iya tau pak Ali dulu sering diskusi dan terlibat di kegiatan Kelompok Tani. Sering juga beri bantuan, seperti bibit dan lainnya. Semoga Allah beri kelancaran untuk pak Ali kembali mengabdi di DPRD Kampar" ujarnya.

Sebagai informasi, Ali Sobirin, yang juga Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kampar ini kembali maju sebagai Caleg DPRD Kampar nomor urut 2 dari partai yang sama. Ia akan bertarung di Dapil V Siak Hulu-Perhentian Raja. Menariknya, Alumni Universitas Islam Riau itu menjadi salah satu tokoh yang direkomendasikan oleh PKS Kampar sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Kampar pada Pilkada Serentak November 2024 mendatang. (Red)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar