MENU TUTUP

Menteri Pertanian Apresiasi Program Tanam Pohon Polda Riau

Kamis, 24 Juli 2025 | 05:38:46 WIB
Menteri Pertanian Apresiasi Program Tanam Pohon Polda Riau

PEKANBARU — Polda Riau mendapat kunjungan dari Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., pada Rabu (23/7/2025). Kunjungan ini disambut secara resmi oleh jajaran kehormatan Tim RAGA Polda Riau dan diterima langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum, bersama Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, SH, M.Han, para pejabat utama, serta personel Polda Riau.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian turut serta dalam kegiatan penanaman pohon Gaharu di halaman Mapolda Riau, sebagai bagian dari program Green Policing—inisiatif yang melibatkan jajaran kepolisian dan masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

“Saya jujur terkejut. Ini sebuah kejutan luar biasa. Ada gerakan tanam pohon yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, bahkan anak-anak SD, SMP, hingga SMA di seluruh Provinsi Riau. Ini bukan sekadar simbolik, ini aksi nyata yang harusnya bisa jadi program nasional,” ujar Menteri Pertanian saat memberikan sambutan.

Ia menilai, gerakan penanaman pohon tersebut merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi muda. Dalam kegiatan itu juga dibacakan sebuah syair yang menggugah kesadaran kolektif: “Jangan merusak alam, tanam pohon untuk generasi kita.”

Selain menyoroti aspek pelestarian alam, Menteri Pertanian juga mengungkapkan rencana strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyebutkan, kebutuhan pangan di Provinsi Riau saat ini baru bisa dipenuhi sekitar 20 persen. Untuk itu, Kementerian Pertanian menargetkan pencetakan sawah baru di wilayah Riau.

“Kami akan cek langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan cetak sawah baru. Target kami bisa mencapai 50.000 hektare, meski saat ini baru teridentifikasi sekitar 25.000 hektare. Ini bukan hanya untuk sekarang, tapi juga untuk menghindari krisis pangan dalam 50 hingga 100 tahun ke depan,” tegasnya.

Kegiatan Green Policing yang dikolaborasikan bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi model sinergi yang layak ditiru oleh daerah lain. Tak hanya soal menjaga alam, gerakan ini juga menjadi tonggak awal menuju masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaulat pangan. (lelek)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak