MENU TUTUP

D'Poin Bantah Terlibat Kasus Narkoba, Eks Manajer Sudah Mundur Sebulan Sebelum Ditangkap

Sabtu, 06 September 2025 | 21:33:50 WIB
D'Poin Bantah Terlibat Kasus Narkoba, Eks Manajer Sudah Mundur Sebulan Sebelum Ditangkap Humas D’Poin, Dwipa Dalius, S.H

PEKANBARU — Manajemen Tempat Hiburan Malam (THM) D’Poin Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, membantah keras tudingan bahwa lokasi mereka menjadi tempat peredaran narkoba. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Humas D’Poin, Dwipa Dalius, S.H., pada Sabtu (6/9/2025).

Dwipa menegaskan, salah satu pelaku berinisial H yang ditangkap aparat Ditresnarkoba Polda Riau bukan lagi karyawan maupun manajer D’Poin.

“Pada saat penangkapan, sudah hampir sebulan H mengundurkan diri atau sudah tidak bekerja lagi di D’Poin. Penangkapannya pun bukan di area D’Poin, melainkan di kediamannya di Jalan Nangka,” jelas Dwipa.

Ia menambahkan, penangkapan terhadap H merupakan hasil pengembangan kasus dari dua tersangka lain berinisial ARH dan MJ. Dari tangan ARH, polisi menyita 1.005 butir pil ekstasi di pos penjagaan Kantor Bawaslu Pekanbaru. Dari hasil interogasi, MJ mengakui memerintahkan ARH mengantarkan pil ekstasi ke D’Poin sebagai pesanan H.

Meski begitu, Dwipa menegaskan barang bukti tidak berada di area D’Poin. “Kemungkinan komunikasi antar pelaku melalui chat WhatsApp, tapi bukan berarti barang bukti ada di tempat kami,” ujarnya.

Untuk itu, pihak manajemen meminta media meluruskan pemberitaan agar tidak menimbulkan kesan keliru. “Kami berharap sebelum memberitakan, rekan-rekan media mengonfirmasi ke manajemen D’Poin agar informasinya berimbang. Kami berkomitmen mendukung aparat dalam memberantas narkoba di Pekanbaru,” tegas Dwipa. (lelek)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat