MENU TUTUP

Wakilkan Jokowi, Din Syamsuddin Undang Imam Besar Al-Azhar

Sabtu, 10 Maret 2018 | 06:46:05 WIB
Wakilkan Jokowi, Din Syamsuddin Undang Imam Besar Al-Azhar

GENTAONLINE.COM- Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Prof. Dr Din Syamsuddin menemui Imam Besar Grand Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thoyyib di Masyikhotil Azhar Kairo, Mesir. Din menjadi perwakilan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Din menyampaikan surat undangan dari Presiden Jokowi kepada Grand Syaikh Al-Azhar untuk menghadiri High Level Consultation (HLC) of World Muslim Scholars on Wasatiyat Islam. Acara ini akan digelar awal Mei nanti di Jakarta yang akan dihadiri 50-an ulama dan tokoh-tokoh dari dalam dan luar negeri.

Din mengatakan Syekh Thoyyib diundang secara langsung karena Indonesia menganggap Al-Azhar sebagai pusat studi Islam terkemuka di Indonesia. Dia menambahkan, Syekh Thoyyib juga dianggap sebagai tokoh utama dunia Islam. "Ya itu, dan juga Imam Besar Al-Azhar merupakan salah satu tokoh utama Dunia Islam. Beliau sangat moderat, dan menganggap tema Wasatiyat Islam sejalan dengan visi Al-Azhar," ujar Din dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/3).

Dalam kesempatan ini, Din juga menyampaikan salam hormat dari Presiden Jokowi dan masyarakat Indonesia. Dia menyampaikan Indonesia menyampaikan apresiasi Indonesia kepada Al-Azhar. "Indonesia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Al-Azhar atas peranannya dalam membangun peradaban dunia dengan Islam yang moderat," kata Din.

Din mengatakan Syekh Ahmad Thoyyib menyambut hangat kunjungan UKP-DKAAP dan delegasi. Thoyyib juga berterima kasih dan memberikan penghargaan tinggi kepada Jokowi yang telah mengundang ke acara HLC.

Imam Besar Syekh Thoyyib sendiri berencana menghadiri acara HLC tersebut. Sebab tema besar acara tersebut sesuai dengan nilai-nilai penting dalam ajaran Al-Azhar, Wasatiyat Islam. "Syaikhul Azhar memberikan perhatian besar kepada Indonesia, membina para mahasiswanya yang sedang menempuh studi di Al-Azhar, dengan harapan sekembalinya para mahasiswa ke Indonesia, akan menjadi duta-duta Al-Azhar dalam menyebarkan Islam yang moderat," ungkap Din.

Dalam kunjungan ini, Din dan istri didampingi oleh Duta Besar RI di Kairo Hilmy Fauzi beserta istri, Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH. Anizar Masyhadi dan Staf Asisten UKP Ahmad Imam Mujaddid Rais.

Selama di Kairo, UKP dan delegasi dibantu penuh oleh KBRI Kairo, bahkan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Dr. Usman Syihab dan Pejabat Ekonomi Bapak Aris beserta staf selalu mendampingi perjalanan UKP dan delegasi. (dtc) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan