MENU TUTUP

Hadiri Pelantikan MN kahmi, Anies Bicarakan Masalah Ketimpangan Sosial

Ahad, 11 Maret 2018 | 00:32:32 WIB
Hadiri Pelantikan MN kahmi, Anies Bicarakan Masalah Ketimpangan Sosial Anies Baswedan

GENTAONLINE.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung mengenai ketimpangan ekonomi di Indonesia dalam acara pelantikan Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2017-2022. Anies menyebut sebagian besar warga Indonesia memiliki uang di rekening sebanyak Rp 2 miliar.

"Kalau dlihat terkait perbankan, keuangan, betapa ketimpangan di Indonesia ini luar biasa. Pemilik rekening di atas Rp 2 miliar misalnya lebih dari 55 persen. Kalau kita runut datanya panjang, terlalu detail," ungkap Anies dalam sambutannya di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (11/3).

Anies mengatakan, ketimpangan ekonomi merupakan permasalahan yang harus menjadi perhatian KAHMI. Karena keadilan sosial merupakan salah satu indikator terciptanya kedamaian di Tanah Air. "Ini PR (pekerjaan rumah). Mudah-mudahan KAHMI membicarakan keadilan sosial sebagai agenda utama. Kita ingin damai, ya, tapi damai tidak ditandai dengan tidak adanya kekerasan. Kedamaian ditandai dengan adanya rasa keadilan," papar orang nomor wahid di DKI Jakarta ini. 

Anies sempat menyinggung peran Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai pejabat negara yang sering membicarakan isu perdamaian di hadapan dunia internasional. Menurutnya, apa yang dibicarakan JK tak lain adalah masalah keadilan. "Pak Wapres telah berkali-kali jadi mediator munculnya perdamaian. Selalu yang dimunculkan oleh kedua belah pihak adalah rasa adil. Ingin Indonesia damai? Hadirkan keadilan sosial," ujar Anies. 

Turut hadir dalam acara ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, dan mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung. Selain itu hadir pula Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis. (Genta/dt)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak