MENU TUTUP

Perda LKPj 2017, Pansus DPRD Pekanbaru Targetkan Bulan ini Disahkan

Selasa, 17 April 2018 | 14:57:50 WIB
Perda LKPj 2017, Pansus DPRD Pekanbaru Targetkan Bulan ini Disahkan

GENTAONLINE.COM-Panitia Khusus (Pansus) DPRD kota Pekanbaru yang membahas Ranperda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah tahun anggaran 2017, menargetkan paling lama akhir bulan April ini pengesahan Ranperda tersebut digelar.

Namun sebelum itu, Pansus akan terus memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, diantaranya Dinas Perhubungan, BPKAD dan DPM-PTSP membahas berbagai persoalan dan terkait pencapaian kinerja dan penggunaan anggaran di masing-masing OPD tersebut.

Rapat yang dilakukan di ruang paripurna DPRD kota Pekanbaru, Selasa (17/4/2018) siang ini langsung dipimpin oleh Ketua Pansus Hotman Sitompul, didampingi Roni Amriel, Herwan Nasri, Pangkat Purba, Zulkarnaen, Roem Diani Dewi, Suprianto dan Samsul Bahri.

Ketua Pansus LKPj DPRD Pekanbaru, Hotman Sitompul mengatakan, dalam rapat evaluasi yang dilakukan bersama OPD terkait banyak permasalahan yang menjadi pertanyaan Tim Pansus LKPj. Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi dewan untuk penggunaan anggaran Pemko Pekanbaru kedepan.

"Secara umum realisasi ditargetkan sekitaran 80-an persen, kalau persoalan-persoalan yang krusial mungkin lebih disampaikan di sesi kedua, rapat kita ini dengan OPD yang lebih teknis, kalau yang sekarang ini kan berapa pendapatan berapa targetnya itu yang lebih banyak disampaikan, kalau melihat potensi pendapatan Pekanbaru cukup besar, tadi juga saya singgung soal potensi pendapatan pajak penerangan jalan umum, karena kalau beberapa daerah lain ternyata mereka jadikan pajak penerangan jalan umum ini jadi sumber pendapatan daerah," ungkap Hotman.

Persoalan lain yang menjadi sorotan Pansus yakni kepada Dinas Perhubungan, yakni persoalan keberadaan dan pendataan lampu jalan, keberadaan halte yang tidak representatif, peremajaan angkot, hingga pelayanan petugas parkir yang perlu dilatih untuk melayani masyarakat dan memiliki atribut lengkap. Sedangkan pada BPKAD kinerja yang disoroti terkait pembayaran gaji THL, inventaris aset milik Pemko serta pembayaran.

"Untuk DPM-PTSP, permasalahan yang disoroti lebih kepada pengurusan izin dan pengawasan bagi setiap pelaku usaha yang kerap tidak mematuhi aturan yang berlaku. Semua permasalahan ini harus dituntaskan, sehingga LKPj yang disampaikan bisa dipertangungjawabkan," tambah Hotman.

Ditargetkan, pengesahan Ranperda LKPj menjadi Perda bisa dilakukan paling lambat pada akhir bulan April mendatang, karena masih banyak Ranperda lainnya yang harus dibahas anggota DPRD Pekanbaru. (drc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat