MENU TUTUP

Cawapres Sandiaga Uno Maklum Jika PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya Belum Sumbang Dana Kampanye

Kamis, 03 Januari 2019 | 13:11:01 WIB
Cawapres Sandiaga Uno Maklum Jika PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya Belum Sumbang Dana Kampanye

GENTAONLINE.COM-Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengaku maklum bila dari lima partai Koalisi Adil Makmur baru Partai Gerindra yang memberi sumbangan dana kampanye.

Seperti diketahui, saat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada KPU RI, baru Partai Gerindra yang memberikan sumbangan sebesar Rp 1.389.942.500 atau sekitar 2,6 persen dari total LPSDK.

Sandiaga mengatakan bahwa dalam Koalisi Adil Makmur tak ada kewajiban bagi partai politik pengusung untuk memberi dana sumbangan kampanye. “Tidak diwajibkan, dan kami sangat maklum jika partai koalisi seperti PAN, PKS, Berkarya, dan Demokrat memfokuskan sumber dayanya untuk pemilihan legislatif,” ujar Sandiaga ditemui di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Rabu (2/1).

Sandiaga mengatakan dengan kehadiran kader partai koalisi saat kunjungan ke beberapa daerah menurutnya sudah membantu. Beberapa bentuk kampanye partai koalisi juga menurutnya mengakomodasi kampanye untuk Prabowo-Sandi. “Seperti yang dilakukan Partai Demokrat di mana di dua titik kampanye di Sidoarjo dan Mojokerto mereka menggagas kampanye untuk caleg kabupaten, provinsi sekaligus menyampaikan kampanye Pilpres,” terang Sandiaga.

“Penggabungan kampanye itu menurut saya adalah sebuah efisiensi dan bentuk dari dukungan partai koalisi,” pungkasnya. 

Sebelumnya BPN menyampaikan LPSDK kepada KPU RI sejumlah Rp 54 miliar di mana sebagian besar berasal dari paslon yaitu Sandiaga Uno sebesar Rp 39,5 miliar (73,1 persen) dan Prabowo Subianto Rp 13.054.967.835 atau 24,2 persen. 

“Sementara sisanya disumbangkan Partai Gerindra Rp 1.389.942.500 atau 2,6 persen; sumbangan pihak lain perorangan Rp 76.197.500 atau 0,1 persen; sumbangan pihak lain kelompok Rp 28.865.500 atau 0,1 persen; dan pendapatan bunga bank Rp 938.227,” ucap bendahara BPN, Thomas Djiwandono kepada awak media. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan