MENU TUTUP

Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK di Riau Diundur

Senin, 18 September 2023 | 15:29:13 WIB
Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK di Riau Diundur

GENTAONLINE.COM - Pemprov Riau mengumumkan pengunduran jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, Minggu (17/9/2023) mengatakan, seharusnya pengumuman seleksi CPNS dan PPPK diumumkan Minggu (17/9) hari ini.

Namun pihaknya baru mendapatkan surat resmi dari BKN yang isinya menyatakan bahwa, jadwal pengumuman seleksi CPNS dan PPPK diundur menjadi tanggal 19 September 2023 untuk pengumuman, dan 20 September pendaftaran.

"Iya diundur, kita sudah dapat surat resminya dari BKN tentang perubahan jadwalnya," kata Ikhwan.

Dalam surat bernomor 8871 B-KS.04.01/SD/K/2023 tentang perubahan pelaksanaan seleksi CASN tersebut ditandatangani secara scan barcode oleh Plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto.

Surat itu juga ditembuskan ke beberapa pihak, di antaranya, Menteri PAN RB (sebagai laporan), Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dan Kepala Kantor Regional I sampai dengan XIV BKN.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat