MENU TUTUP

38 Pegawai Pemprov Riau Terindikasi Narkoba

Senin, 30 Desember 2019 | 09:44:48 WIB
38 Pegawai Pemprov Riau Terindikasi Narkoba

GENTAONLINE.COM - Menjelang tutup tahun 2019, sudah 1.800 pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dites urine oleh Badan Narkoba Nasional (BNN) Provinsi Riau.

Dari ribuan pegawai yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL), sebanyak 38 pegawai Pemprov Riau terindikasi menggunakan narkoba.

Hal itu diutarakan Gubernur Riau, Syamsuar saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (30/12/2019). Ia pun sangat kecewa, masih ada pegawai yang mengelak untuk dilakukan tes urine.

"Saya memang meminta seluruh pegawai Pemprov Riau untuk tes urine. Saya berpikir, apakah karena tunjangan yang besar mengakibatkan, pegawai mencari rekreasi atau hiburan yang negatif," kata Syamsuar .

Saat Syamsuar mengatakan tunjangan akan dikurangi, sontak seluruh pegawai Pemprov Riau yang hadir apel, bersorak untuk jangan dikurangi tunjangannya. Keseriusan Syamsuar dan Edy Nasution (Wakil Gubernur Riau), memberantas narkoba di lingkungan Pemprov Riau sudah dibuktikan.

"Nanti semuanya menandatangani fakta integritas, Januari 2020. Bagi yang tidak mau berarti calon diberhentikan. Jika, 2020 terbukti lagi menggunakan narkoba, kita berhentikan.

Kita hanya ingin memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Bagaimana melayani masyarakat, kalau ada pegawai yang narkoba," ungkap Syamsuar.

Syamsuar mengatakan juga, sekarang sudah ada tim pemberantasan narkoba, yang terdiri dari Polri, TNI, tokoh masyarakat, dan organisasi. Hal yang membuat miris, sebab Provinsi Riau urutan kelima peredaran narkoba se Indonesia.

"Sangat menyedihkam sekali, sampai anak-anak terlibat narkoba di Riau. Jangan letak geografis Riau yang berdekatan dengan negara tetangga disalahkan. Tapi bagaimana kita meyakinkan diri untuk mau menghindari narkoba," jelas Syamsuar.(grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar