MENU TUTUP

BK Periksa Oknum Anggota DPRD Kampar, Berikut Penjelasan Haji Kasru

Rabu, 05 Februari 2020 | 12:45:34 WIB
BK Periksa Oknum Anggota DPRD Kampar, Berikut Penjelasan Haji Kasru RS Oknum anggota DPRD Kampar dengan pacar (bukan muhrimnya)

GENTAONLINECOM--Badan Kehormatan (BK) memeriksa oknum anggota DPRD Kampar inisial 'RS' dari dapil Tapung, terkait dugaan pelanggaran kode etik. 

RS dikabarkan sering memboyong pacarnya dalam setiap kesempatan kunjungan kerja (kunker) keluar kota.

"Kadang geli (risih, red)  pula kita melihatnya , masak iya peluk-peluk dan foto foto dihadapan kawan kawan, macam tak punya malu" kata sumber sesama anggota DPRD Kampar yang tak ingin namanya ditulis, rabu (5/2/2020).

Menurut sumber, bahwa RS sering memboyong pacar lelakinya yang juga dari Tapung.

" Kita kalau itu suaminya tak masalah juga, namun ini masih pacar, dia itu kan anggota DPRD yang terhormat digaji dari uang rakyat , kok bisa bisanya memberi contoh yang tidak baik kepada masyarakat", kata sumber.

Sumber GentaOnline.com menyembutkan bahwa RS sudah diperiksa BK DPRD Kampar.

"Sudah diperiksa menagis dia, namun ditutupi sesama anggota dewan" kata sumber genta.

Genta mencoba menghubungi Haji Kasru ketua Badan Kehormatan DPRD Kampar. Ketua BK tidak menapikan adanya persoalan dugaan pelanggaran kode etik RS anggota DPRD Kampar.

" Bukan diperiksa namun hanya sebatas konfirmasi kepada yang bersangkutan, hanya itu saja, tidak ada masalah sudah selesai" kata Kasru Politisi Nasdem ini.

Ditanyakan terkait apa rekomendasi BK terhadap oknum anggota DPRD Kampar, haji kasru menyatakan tidak ada hasil rekomendasi BK karena tidak ada laporan tertulis dari masyarakat.

" Kecuali ada laporan tertulis dari masyarakat baru bisa kami proses, jadi masalah ini sudah kami anggap selesai ," tuturnya. (Ujang) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat